News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Lanjutan Tragedi Kanjuruhan, Tiga Terdakwa Polisi Hadirkan 12 Saksi Meringankan Hari Ini

Sidang lanjutan tragedi Kanjuruhan dengan agenda pemeriksaan saksi yang meringankan tiga terdakwa polisi digelar di ruang Cakra, Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (9/2).
Kamis, 9 Februari 2023 - 18:06 WIB
Sidang pemeriksaan saksi meringankan tiga terdakwa polisi tragedi Kanjuruhan, Kamis (9/2)
Sumber :
  • tvOne - tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com – Sidang lanjutan tragedi Kanjuruhan dengan agenda pemeriksaan saksi yang meringankan tiga terdakwa polisi digelar di ruang Cakra, Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (9/2). Penasihat hukum terdakwa menghadirkan 12 saksi, yang berasal dari 11 pihak kepolisian dan satu aremanita.

Ada pun tiga terdakwa polisi tersebut adalah AKP Hasdarmawan, AKP Bambang Sidiq Achmadi, Kompol Wahyu Setyo Pranoto, yang dihadirkan secara langsung di ruang persidangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam jalannya sidang, salah satu saksi anggota Bag Ops Polres Malang, Eriga Angga Romadhon mengungkapkan kesaksiannya saat mengamankan kiper Arema FC dari kepungan massa dan membawa sejumlah korban ke rumah sakit.

Ia mengungkapkan saat para pemain Arema Fc masuk ke loker pemain, karena situasi di tengah lapangan sudah tidak kondusif akibat banyak penonton yang turun, ada satu pemain Arema FC yaitu Adilson Maringga (kiper) yang didatangi salah seorang supoter.

Telihat dalam video yang diputar di persidangan, Adilson Maringa awalnya didatangi satu suporter dan memeluknya. Setelah itu suporter lainnya yang sudah berada di lapangan ikut mendatangi Adilson.

Dari video tersebut, Adilson Maringa dikerumuni suporter yang memeluk dan bahkan beberapa diantaranya menarik bajunya. Situasi makin tak terkendali hingga Adilson Maringa nyaris terjatuh. Beruntung ia cepat diselamatkan oleh petugas keamanan dan lari keluar meninggalkan lapangan.

“Kiper Arema dikerumuni suporter, jadi Kasat Samapta (AKP Bambang Sidiq Achamdi, red) lari ke lapangan mengamankan kiper. Saya inisiatif karena Kasat Samapta ga pakek tameng. Saya menyelamatkan Marigan, dibackup Kasat Samapta akhirnya masuk ke loker room, selamat,” terang Eriga.

Lanjut Eriga, setelah itu ia diperintahkan untuk standby di dalam truk. Truk tersebut digunakan untuk membawa korban Kanjuruhan. Setelah beberapa korban berhasil dievakuasi ke dalam truk. Eriga mengemudikan truk tersebut menuju ke rumah sakit terdekat.

Namun pada saat berada di gerbang masuk Stadiun Kanjuruhan, ia mengatakan truk yang dibawa dilempari paving oleh sejumlah suporter.

“Saya lewat kobaran api, dua mobil terbakar. Ada celah saya lewat terus ke kiri, lalu truk saya habis. Jadi dari kobaran api kedua dari depan kaca tengah saya pecah, dilempar paving. Mengenai suporter yang saya bawa,” ungkapnya.

“Saya tetap lanjut nyalakan sirine. Akhirnya mengundang massa dan deilmpar lagi sampe habis kaca truk saya, untung saya masih pakek helm,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, ia berhasil keluar dari area stadiun dan menuju ke RSUD Kanjuruhan dan lanjut ke RS Wava Husada. Namun ia mengatakan tak sanggup menurunkan korban karena pingsan.

“Saya sampe ga sempat menurunkan korban, saya pingsan dan sesak. Saya cuma luka lecet ditangan, kena kaca. Setelah saya siuman, saya cuma liat security. Saya minta disembunyikan di pos satpam. Lalu, saya ada yang manggil-manggil, ternyata propam, namanya pak Tri, lalu saya dibawa kembali ke Mako,” ujarnya. (gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT