News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapal yang Terdampar di Pantai Alas Purwo Banyuwangi, ternyata Milik Nelayan Cilacap, Jawa Tengah

Misteri Kapal Motor (KM) yang terdampar tanpa awak di Pantai Parang Ireng Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, akhirnya terungkap.
Jumat, 3 Februari 2023 - 18:15 WIB
kapal yang terdampar di Pantai Alas Purwo ternyata milik nelayan Cilacap
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Misteri Kapal Motor (KM) yang terdampar tanpa awak di Pantai Parang Ireng Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, akhirnya terungkap. Kapal bernama lambung Gunung Baru 1 itu ternyata milik nelayan Cilacap, Jawa Tengah. Kapal yang kondisinya rusak ini adalah kapal penangkap ikan. Sebelum ditemukan terdampar, kapal ini sempat terkatung-katung di Samudera Indonesia selama berminggu-minggu. Lalu, terdampar di pesisir Alas Purwo. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan Satpolair Polres Cilacap untuk memastikan data kapal tersebut," kata Kapolsek Tegaldlimo, Iptu Lita Kurniawan, Jumat (3/2).  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapal nahas itu awalnya berangkat berlayar dari Pelabuhan Cilacap, sekitar 2 bulan lalu untuk berburu ikan. Kapal ini berlayar bersamaan kapal lainnya. Namun, di tengah perjalanan angin kencang dan ombak besar menerjang, kru Kapal Motor Gunung Baru 1 meninggalkan kapal tersebut, berpindah ke kapal lainnya. 

"Informasinya, KM Gunung Baru 1 ini tidak ditinggal, tapi diikat pada KM lainnya. Tapi talinya putus diterjang ombak," kata Lita. 

Begitu lepas, kapal berwarna merah ini terombang-ambing di lautan. Diduga, kapal sempat terseret ombak besar. Sebab, bagian atapnya dan lambungnya rusak parah. Namun, kondisi mesin masih utuh. 

"Kapal sudah kami amankan di pantai. Nanti, jika pemiliknya datang dan berhasil menunjukkan surat kelengkapan akan kami serahkan," tegas Lita.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diberitakan sebelumnya, sebuah kapal tanpa awak ditemukan terdampar, Rabu (1/2) lalu. Kapal ini ditemukan petugas Taman Nasional Alas Purwo. Lokasinya berada di Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo. Awalnya, kapal ini ditemukan nelayan yang sedang melaut. Karena curiga, temuan ini diteruskan ke petugas Taman Nasional Alas Purwo. 

Saat diperiksa, ditemukan karang pada bagian kapal. Sejumlah bagian kapal juga rusak. Namun, mesinnya masih utuh. (hoa/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT