News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bentuk Tim Khusus, Polres Probolinggo Kejar Pelaku Teror Pembakaran Mobil dan Bondet

Polres Probolinggo membentuk tim khusus atas maraknya teror pembakaran mobil dan pelemparan bom ikan (Bondet) oleh orang tak dikenal yang terjadi sepanjang 2021-2022 lalu, di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Kamis, 2 Februari 2023 - 18:40 WIB
Teror pembakaran mobil milik warga oleh orang tak dikenal terjadi di Kecamatan Pakuniran Probolinggo.
Sumber :
  • tvOne - m syahwan

Probolinggo, Jawa Timur - Polres Probolinggo membentuk tim khusus atas maraknya teror pembakaran mobil dan pelemparan bom ikan (Bondet) oleh orang tak dikenal yang terjadi sepanjang 2021-2022 lalu, di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Pembentukan tim khusus Satreskrim Polres Probolinggo ini menyusul desakan para aktivis saat menggelar audiensi Selasa (31/1) di kantor DPRD Kabupaten Probolinggo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, Iptu Achmad Doni menyampaikan, pihaknya segera membentuk tim khusus penanganan maraknya teror pembakaran mobil dan pelemparan bom ikan yang telah meresahkan masyarakat, Kamis (2/2).

“Betul, kami sudah menyiapkan tim khusus (Timsus), semoga para pelaku pembakaran mobil dan teror bondet bisa terungkap agar kondusifitas tetap aman di wilayah hukum Polres Probolinggo,” terangnya.

Timsus sengaja dibentuk untuk mempermudah dan melokalisir ungkap kasus kejahatan tersebut. Pihak kepolisian telah berupaya semaksimal mungkin dalam mengungkap sejumlah kasus teror selama ini.

"Kami memang mengalami kendala kurangnya saksi dan informasi yang diperlukan. Alhasil, pengembangan penyelidikan pun jalan di tempat. Masyarakat yang mempunyai informasi agar segera melaporkan kepada kepolisian secara langsung,” tambahnya.

Salah satu korban pembakaran mobil Saiful Bahri, Ketua Laskar Advokasi Sliliwangi menuturkan, Polres Probolinggo segera melakukan ungkap kasus teror bondet dan pembakaran mobil yang marak terjadi di Kabupaten Probolinggo.

“Kami mendesak Polres Probolinggo mengusut dan menangkap kawanan pelaku teror bondet dan pembakaran mobil,” tuturnya.

Saiful menambahkan, bahwa teror bondet dan pembakaran mobil yang terjadi di Kabupaten Probolinggo, merupakan kasus yang paling tepat bagi kepolisian untuk membuktikan kemampuan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayahnya.

"Jika berhasil menangkap pelaku teror akan membuat masyarakat Probolinggo merasa lebih aman, nyaman dan merasa diayomi," jelasnya.

Berdasarkan catatan dari para aktivis Kabupaten Probolinggo menyebutkan, ada sejumlah kasus teror pembakaran mobil dan pelemparan bondet, diantaranya terdapat enam peristiwa bondet, salah satunya yakni pelemparan bondet ke rumah Busar, warga Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, dan rumah Suhermanto dengan alamat yang sama.

Kemudian pelemparan bondet ke rumah Sinari, warga Desa Roto, Kecamatan Krucil. Pelemparan bondet ke rumah Samo warga Desa Wedusan, Kecamatan Tiris. Pelemparan bondet ke rumah Kepala Desa Kecik, Kecamatan Besuk, dan Pelemparan bondet di Kelurahan Kandang Jati, Kecamatan Kraksaan.

Untuk kasus pembakaran mobil, terdapat tiga kejadian, yaitu pembakaran mobil milik warga Desa Tlogosari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, bernama Misto, pada Minggu 16 Mei 2021. Pembakaran mobil pribadi milik Ketua LSM Pro CW bernama Fatholla, pada Selasa, 5 Juli 2022. Kemudian pembakaran mobil menimpa Ketua LSM Laskar Advokasi Siliwangi bernama Syaiful Bahri, pada Selasa, 18 Oktober 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbaru, pembakaran mobil Daihatsu Terios oleh orang tak dikenal itu terjadi di Desa Kedung Sumur, Kecamatan Pakuniran, milik Saman (41) seorang pemborong bangunan. Insiden itu terjadi pada Rabu (4/1) dini hari sekitar pukul 2.30 WIB. (msn/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT