News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berwisata saat Imlek, Inilah Klenteng Tertua di Surabaya, Berdiri Sekitar Abad 12 Masehi

Alunan musik kecapi khas Tionghoa mengalun syahdu di perkampungan Dukuh saat tahun baru Imlek, Minggu (22/1).
Senin, 23 Januari 2023 - 12:37 WIB
Aktifitas di Klenteng Hong Teik Hian
Sumber :
  • tvOne - Zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com – Alunan musik kecapi khas Tionghoa mengalun syahdu  di perkampungan Dukuh saat tahun baru Imlek, Minggu (22/1).

Warga di kampung multi etnis tersebut, berbaur dan disatukan oleh Klenteng Hong Teik Hian yang konon dibangun oleh pasukan tar-tar di zaman Khu Bilai Khan di awal kerajaan Majapahit berdiri, sekitar abad 12 masehi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uniknya, di klenteng ini seluruh warga dari beragam etnis berbaur berkumpul di klenteng untuk merayakan tahun baru Imlek.

“Disini, di Kampung Dukuh, kita berbaur satu sama lain. Saya muslim dan saya lahir dari keluarga Jawa, namun saya tinggal dan besar disekitar kampung Dukuh yang mayoritas adalah etnis Tionghoa,” tutur Mujiono, salah satu warga Dukuh.

Mujiono kecil tumbuh dan besar di sekitar Klenteng Hong Tiek Hian, akulturasi budaya peranakan yang ada di sekitar lingkungannya, membuat dia dan banyak anak dari etnik Jawa dan Madura belajar budaya Tionghoa.

“Mulanya kita dulu senang melihat atraksi barongsai dan liang liong hingga pertunjukan wayang potehi, lama-lama kita ingin belajar dan akhirnya katerusan. Hingga kami sekarang menjadi bagian dari klenteng ini, ada yang main musik kecapi ada yang ndalang hingga ada yang bisa atraksi barongsai,” kenang Mujiono.

Letaknya yang berada di jalan dukuh membuat masyarakat sekitar mengenal klenteng ini dengan sebutan Klenteng Dukuh.

Pada malam pergantian tahun baru Imlek, warga etnis Tionghoa  di Surabaya akan datang kesini memanjatkan untuk memanjatkan doa, sementara etnis lain seperti Jawa dan Madura membantu jalanya upacara doa dengan mengatur jalan raya maupun ikut bermain musik kecapi.

“Semua yang ada di klenteng ini berbaur satu sama lain, bahkan yang sudah sukses pun setiap Imlek akan pulang kesini membantu pengurus  klenteng dalam menyiapkan ibadah malam tahun baru,” kata Mujiono.

Sementara itu Ong Khing Kiong, ketua Klenteng Hong Tiek Hian menuturkan jika pada hari-hari besar seperti saat Imlek, Klenteng Hong Tiek Hian ramai dikunjungi warga penganut Tridarma yakni Buddha, Kong Hu Cu dan Tao untuk beribadah.

Selain itu, klenteng ini juga sering dijadikan sebagai sarana untuk pertunjukan wayang potehi yang menarik perhatian bagi warga sekitar klenteng bahkan turis asing.

“Bersamaan dengan dihapusnha PPKM oleh pemerintah Jemaat yang datang untuk beribadah terus bertambah, namun meski pelaksanaan PPKM telah resmi dihentikan oleh Presiden Joko Widodo, di klenteng ini pelaksanaan prokes tetap dilakukan,” tutur Ong.

Klenteng Hong Tiek Hian menjadi salah satu bagian dari komplek wisata kuliner pecinan Kya kya yang dikelola pemerintah Kota Surabaya. Klenteng ini merupakan bagian dari destinasi wisata heritage yang banyak dikunjungi para turis wisatawan lokal maupun asing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami berharap di tahun kelinci air ini peruntungan lebih baik, sehingga aktifitas  kelenteng bisa kembali normal banyak jamaat bisa beribadah, dan  wisatawan kembali berkunjung memajukan ekonomi masarakat di kampung Dukuh,” pungkasnya. (zaz/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT