News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Pakai Baju Pengantin, Pria Ini Nekat Tinggalkan Resepsi Demi Tes Wawancara PPS

Seorang pria di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, rela meninggalkan acara resepsi pernikahan dirinya demi mengikuti tes wawancara panitia pemungutan suara (PPS).
Minggu, 15 Januari 2023 - 22:42 WIB
Abdulloh Mubarok saat mengikuti tes wawancara PPS dengan mengenakan busana pengantin.
Sumber :
  • ANTARA/HO-Deni

Sidoarjo, tvOnenews.com - Seorang pria di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, rela meninggalkan acara resepsi pernikahan dirinya demi mengikuti tes wawancara panitia pemungutan suara (PPS) di Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Minggu (15/1/2023).

Divisi Umum dan Logistik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jabon, Sidoarjo, Deni mengatakan pria berbaju pengantin tersebut bernama Abdulloh Mubarok warga Kedungpandan, Jabon, Sidoarjo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini sebenarnya ada dua yang melaksanakan resepsi pernikahan dan dua-duanya datang mengikuti tes wawancara," katanya saat dihubungi via telepon, Minggu (15/1/2023) malam.

Ia mengatakan, untuk yang pertama bisa ikut tes wawancara pagi dan saat ikut tes masih belum mengenakan baju pengantin. Namun, untuk yang kedua ini acara resepsi nya siang dan mengikuti tes wawancara pada sore hari.


 
"Mubarok datang setelah acara temu pengantin dan meluncur ke kantor Kecamatan Jabon untuk mengikuti tes wawancara PPS yang dilaksanakan serentak pada hari ini," ungkapnya.
 
Ia mengatakan, Mubarok datang bersama dengan saudaranya naik sepeda motor untuk ikut tes wawancara tersebut.
 
"Hari ini dijadwalkan ada 89 orang yang ikut tes wawancara dan yang tidak datang ada 4 orang. Jadi ada 85 orang yang ikut tes," ucapnya.
 
Ia mengatakan, total kebutuhan anggota PPS di Kecamatan Jabon adalah tiga kali 13 desa yaitu sebanyak 39 orang.
 
"Jadi Mubarok rela meninggalkan sementara acara resepsi pernikahan demi mengikuti tes wawancara ini," ujarnya.
 
Pelaksanaan tes wawancara dengan mengenakan pakaian pengantin ini kemudian viral dan tersebut di lini masa grup percakapan.
 
Dalam video tersebut ada seseorang yang bertanya kepada Mubarok tentang kehadirannya ikut tes wawancara sambil mengenakan pakaian pengantin.
 
"Kok pakai baju seperti ini (pengantin), dari mana? Demi ikut tes wawancara resepsi nya ditinggal ya," kata seseorang dalam video tersebut.
 
Hingga malam ini, Mubarok masih belum bisa dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut. Beberapa kali dihubungi dan di chating menggunakan aplikasi WhatsApp masih centang satu dan belum terbaca.
 
Dalam video yang beredar juga tampak surat undangan Abdulloh Mubarok yang menikah dengan Riani Nur Hidayati. Dalam undangan itu tertera akad nikah telah dilakukan pada 9 Januari 2023 dan resepsi dilakukan pada hari ini di Desa Kedungpandan, Jabon Sidoarjo.(ant/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT