GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengaku Anggota Polsek Kenjeran, Seorang Pria Berhasil Kuras Uang Hingga Jutaan Rupiah

Seorang yang mengaku anggota kepolisian Polsek Kenjeran Surabaya, berinisial AR (23) ditangkap polisi saat sedang menunggu pacarnya di wilayah Bangkalan.
Selasa, 10 Januari 2023 - 10:06 WIB
Seorang yang mengaku anggota kepolisian Polsek Kenjeran Surabaya, berinisial AR (23)
Sumber :
  • tvOne - dimas farik

Bangkalan, Jawa Timur - Seorang yang mengaku anggota kepolisian Polsek Kenjeran Surabaya, berinisial AR (23) ditangkap aparat kepolisian saat sedang menunggu pacarnya di wilayah Bangkalan Madura.

Pelaku ditangkap polisi karena telah melakukan tindakan dengan menguras uang senilai jutaan rupiah milik korban, yang tak lain adalah pacarnya. Atas aksinya, pelaku asal Socah Bangkalan ini, kemudian langsung dibawa oleh anggota kepolisian ke Mapolsek Kamal Bangkalan, guna dimintai keterangan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian tersebut berawal saat AR, berkenalan dengan korban perempuan, NF lewat media sosial Facebook. Dari perkenalan tersebut, pelaku mengaku anggota kepolisian dari Polsek Kenjeran, kemudian memadu kasih bersama korban.

"Setelah kenal lebih dekat, AR kemudian meminta sejumlah uang kepada korban (4 juta rupiah) dengan alasan uang tersebut akan digunakan untuk biaya handphone dan profil di Facebook korban yang telah terkena hacker," kata AKBP Wiwit Ari Wibisono, Kapolres Bangkalan, Senin (9/1).

Tak lama kemudian menurut Wiwit, AR janjian bertemu guna kembali meminta uang kepada korban.

"Orang tua korban merasa curiga atas tindakan pelaku, hingga kemudian ia melakukan penyelidikan dan menanyakan kepada anggota kepolisian lainya, atas nama AR yang mengaku anggota polisi bagian Reserse Polsek Kenjeran, namun nama AR tidak ada yang kenal. Orang tua korban kemudian melaporkan ke pihak kepolisian, hingga kemudian polisi gadungan tersebut ditangkap di wilayah Kamal Bangkalan," tuturnya.

Sementara AR mengaku bahwa aksi penipuan yang dilakukannya tak hanya terjadi pada korban NF, namun perempuan asal Sidoarjo juga terkena aksi yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dua orang perempuan yang diminta uangnya, satu orang Kamal Bangkalan dan satu orang Sidoarjo. Untuk di Perum Kamal, saya minta 6 juta pak, tapi sama NF dikasih 4 juta. Sementara yang di Sidoarjo, saya minta 6 juta hanya dikasih 1 juta, itupun uangnya dicicil," ungkapnya.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat pasal 378 KUHP tentang Penipuan atau memberikan identitas palsu dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. (fds/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT