News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terpilih Menjadi Desa Budaya Nasional, ini Keunikan Desa Kemiren Banyuwangi

Kerja keras warga Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi mempertahankan budaya berbuah manis.
Jumat, 23 Desember 2022 - 10:07 WIB
Ritual Barong Ider Bumi di Desa Kemiren, Banyuwangi.
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Kerja keras warga Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi mempertahankan budaya berbuah manis. Desa di barat kota Banyuwangi ini dinobatkan sebagai Desa Budaya Nasional tahun 2022 oleh Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Prestasi ini satu-satunya di Provinsi Jawa Timur.

Desa yang dihuni masyarakat suku Osing ini memang dikenal kental dengan budaya. Selama ini, dirawat dan dilestarikan dengan baik. Bahkan, sejak turun temurun tanpa perubahan. Berbagai budaya ini menjadi kebiasaan rutin warga setempat. Misalnya, tradisi tolong menolong ketika warga mendirikan rumah. Hingga kini masih terjaga dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada juga berbagai ritual khas yang menjadi ciri khas kehidupan warga Kemiren. Salah satunya, pembacaan lontar Yusuf yang digelar setiap ada hajatan warga. Lalu, tradisi lain yang digelar dengan semangat gotong royong.

“Jadi, semangat gotong royong dibalut budaya ini menjadi kebiasaan sehari-hari,” kata Kepala Desa Kemiren, Muhammad Arifin, Jumat (23/12) pagi.

Selain tradisi, geliat ekonomi berbasis budaya juga dirasakan warga Desa Kemiren. Seperti, pasar rakyat yang menyajikan berbagai ragam kuliner khas Osing. Seluruhnya mencerminkan kehidupan warga dengan balutan budaya asli.

“Pelestarian kuliner dan jajanan Osing ternyata mendorong geliat ekonomi. Jadi, warga makin semangat melestarikan budaya,” tegas Arifin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya berharap, anugerah Desa Budaya ini akan menambah kekompakan warganya menjaga tradisi. Tak hanya budaya, namun alam dan berbagai kebiasaan sehari-hari. Seperti, penggunaan busana Osing, model rumah hingga bahasa dalam percakapan setiap hari.

Terpilihnya Desa Kemiren adalah salah satu dari lima desa yang terpilih secara nasional. Kelima desa yang terpilih menyisihkan 235 desa di Nusantara yang mengikuti seleksi panjang. Salah satu kriteria penilaiannya adalah terjaganya budaya dan tradisi yang berbaur dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Lalu, mampu mendongkrak ekonomi warga. (hoa/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT