News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pria Ngamuk di Jalur Pantura Probolinggo, 2 Warga Dibacok

Seorang pria ngamuk di Jalan Raya Panglima Sudirman, Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kab. Probolinggo. Dua warga jadi korban bacok hingga bersimbah darah.
Jumat, 16 Desember 2022 - 13:57 WIB
Dua Warga yang jadi Korban Aksi Pembacokan Pakai Parang di Jalur Pantura Probolinggo
Sumber :
  • tim tvOne/Syahwan Kamahina

Probolinggo, Jawa Timur - Seorang pria mengamuk di Jalan Raya Panglima Sudirman, Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Dua warga menjadi korban bacok pelaku hingga banyak mengeluarkan darah.

Pelaku yang diketahui bernama Erik Ferdianto (36) tersebut merupakan warga Desa Paiton, Kabupaten Probolinggo. Ia mengamuk hingga menyerang dua orang masyarakat menggunakan parang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi penyerangan tersebut sempat direkam oleh beberapa warga yang ada di lokasi. Saat aksi pembacokan  itu,  dua anggota kepolisian dari Polres Probolinggo yakni Aipda Jajak dan Brigpol Vikas langsung melumpuhkan pelaku usai tembakan peringatan tidak dihiraukan oleh pelaku. 

Adapun dua orang masyarakat yang menjadi korban penyerangan pelaku yakni Muhlisin dan Sipul.

Muhlisin adalah pekerja ekspedisi Shopee yang merupakan warga Desa Klaseman, ia mengalami luka sabetan di bagian leher kanan.

Sementara Sipul, warga Desa Wangkal Gading yang mengalami luka bacokan di bagian belakang kepala. 

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, membenarkan peristiwa pembacokan itu.

Anggotanya langsung melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku penyerangan kepada dua masyarakat di wilayah hukum Polsek Kraksaan Polres Probolinggo. 

"Benar, ada peristiwa seseorang yang melakukan penyerangan terhadap dua orang di wilayah Kraksaan menggunakan senjata tajam yang karena membahayakan, petugas akhirnya melakukan tindakan tegas terukur," kata Kapolres Probolinggo, Jum'at (16/12/2022). 

Lebih lanjut Kapolres Probolinggo menambahkan bahwa pelaku menyerang korbannya dengan menggunakan parang yang diambil dari penjual bambu di pinggir jalan. 

Kemudian ia menuju ke kantor Shopee dan menyerang Muhlisin dan mengambil kendaraannya. 

Selanjutnya pelaku mengarah ke timur pabrik Sampoerna dan mendatangi korban kedua yang sedang duduk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku langsung melakukan penyerangan hingga akhirnya dilumpuhkan petugas. 

"Saat ini pelaku beserta dua korbannya tengah mendapat perawatan di RSU Graha Sehat Kraksaan" ungkap Arsya. (msn/put)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT