News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Giliran Ikuti Mining Tour, Ini yang Dilakukan Puluhan Tokoh Masyarakat di Banyuwangi

Puluhan tokoh masyarakat dan perangkat Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, mendapat giliran untuk mengikuti tour tambang atau Mining Tour
Selasa, 13 Desember 2022 - 14:35 WIB
puluhan tokoh masyarakat di Banyuwangi mining tour
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Puluhan tokoh masyarakat dan perangkat Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, mendapat giliran untuk mengikuti tour tambang atau Mining Tour. Dalam kesempatan ini, mereka diajak melihat aktivitas pertambangan di area site PT Bumi Suksesindo (PT BSI), akhir pekan kemarin.

Rombongan tidak hanya diajak berkeliling, tapi atas nama masyarakat, para peserta tour dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), Karang taruna hingga perwakilan Pokmas ini bisa mengajukan pertanyaan seputar aktivitas pertambangan emas, hingga meninjau pengolahan limbah cair dan progres reklamasi. Sehingga masyarakat tahu kegiatan di dalam site tambang emas anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Jadi, meski masih dalam tahap pertambangan, kami telah melakukan reklamasi,” ujar Manajer Departemen Lingkungan PT BSI, Doni Roberto, Selasa (13/12). 

Dijelaskan juga kepada para tokoh masyarakat Desa Sumberagung, bahwa tidak semua material batuan yang ada di Gunung Tumpang Pitu mengandung bijih logam seperti emas dan perak. Material yang tidak memiliki kandungan logam akan dikembalikan. Lalu dilakukan reboisasi dengan berbagai jenis tanaman yang cepat tumbuh, misalnya sengon dan jambon. Selain itu, beberapa jenis tanaman asli Gunung Tumpang Pitu juga ikut ditanam.

“Saat ini 80 hektar lahan sudah direklamasi atau ditanami kembali. Dan dari jumlah tersebut, 42 hektar telah mendapat penilaian dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),” ungkapnya.

Saat diajak keliling, peserta juga melihat tiga buah kolam atau dam raksasa tempat pengolahan limbah cair. Dam ketiga yang berada di hulu berfungsi untuk pemurnian air dan pengendapan kandungan material. Selanjutnya air dialirkan ke dam kedua guna meningkatkan kualitas air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum dialirkan ke Sungai Katak, air ditampung kembali di dam ketiga. Disitu terpasang alat pengukur baku mutu air yang terhubung langsung ke sistem di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Tidak ada limbah tambang yang dibuang ke laut, semua dikelola dengan baik. Air dalam kolam yang dipompa ke waduk akan keluar melalui dam dan sudah steril, bahkan bisa untuk menyirami tanaman atau dimanfaatkan untuk irigasi,” beber Senior Manager External Affairs PT BSI, Bambang Wijonarko.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT