GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Vonis JE Susut dan Ajukan Kasasi, Ini yang Dilakukan Komnas PA

Tersangka JE ajukan kasasi ke Pengadilan Tinggi Jawa Timur menuai kontroversi bagi Komnas PA. Hal ini dikemukakan Arist Merdeka Sirait saat berkunjung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu, Selasa (29/11) sore.
Rabu, 30 November 2022 - 15:45 WIB
Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait datang ke Kejaksaan Negeri Kota Batu untuk berkoordinasi terkait Kasasi yang diajukan tersangka J-E
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Batu, Jawa Timur - Tersangka JE ajukan kasasi ke Pengadilan Tinggi Jawa Timur menuai kontroversi bagi Komnas PA. Hal ini dikemukakan Arist Merdeka Sirait saat berkunjung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu, Selasa (29/11) sore.

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengatakan, kedatangannya ke Kejaksaan Negeri Kota Batu untuk berkoordinasi terkait Kasasi yang diajukan tersangka JE, kepada Pengadilan Tinggi Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu bagi saya, sangat kontroversi dengan klien saya (para korban). Iya kalau kasasinya terkabul memberatkan bagi tersangka JE yang telah di vonis 8 tahun penjara, tidak ada masalah bagi kami. Jika kasasi terkabul tapi meringankan putusan dari jaksa penuntut umum (JPU), kami akan melakukan upaya peninjauan kembali (PK) dengan menambah alat bukti baru," jelas Arist.

Sebelum ajukan banding tersangka JE telah di vonis 12 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU). Namun pihak JE melakukan upaya banding, akhirnya majelis hakim memutuskan memvonis JE 8 tahun penjara, putusan itu lebih rendah dari pada yang di putus jaksa penuntut umum (JPU).

"Jadi, tuntutan majelis hakim tingkat pertama itu susut, dari 12 tahun menjadi 8 tahun penjara, keputusan itu kami anggap kontroversi karena tidak ada putusan kekerasan seksual putusan diturunkan atau susut," kata Arist.

Diharapkan putusan kasasi yang dilakukan pengadilan Tinggi Jawa Timur nantinya menguatkan pada vonis 12 tahun penjara.

"Itu yang menjadi harapan kami, jagan sampai putusan kasasi nantinya malah sebaliknya yaitu menurunkan putusan sebelumnya," ujar Arist.

Arist Merdeka Sirait menegaskan, jika putusan kasasi itu menurunkan apa yang telah di putus oleh JPU, tentunya kami akan mengambil  langkah dengan mengajukan peninjauan kembali (PK) dengan menambahkan bukti-bukti baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hasil koordinasi dengan Ketua Komnas PA, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Batu, Yogi Suhariyanto mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian dan meneliti kasasi yang diajukan oleh tersangka JE, karena kita masih punya waktu 1 minggu untuk mengambil kesimpulan dalam menjawab kasasi yang di ajukan JE.

"Ya tentunya, kita pelajari dulu kasasinya, kan kita di kasih waktu 14 hari dan 7 hari sudah terlalui. Jadi kita punya kesempatan untuk mempelajari kasasi itu 7 hari, baru nanti kita bisa menyimpulkan seperti apa keputusannya," pungkas Yogi. (eco/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT