News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belajar Budaya Serumpun, Mahasiswa Malaysia Mengenal Budaya Indonesia

Chew Huei Chin fokus mengikuti arahan mahasiswa dan dosen Universitas Ciputra. Bukan mengenai mata kuliah serius, melainkan tentang cara merangkai ketupat.
Selasa, 22 November 2022 - 10:11 WIB
Chew Huei Chin fokus mengikuti arahan mahasiswa dan dosen Universitas Ciputra
Sumber :
  • tvOne- zainal azkhari

Surabaya, Jawa Timur – Chew Huei Chin fokus mengikuti arahan mahasiswa dan dosen Universitas Ciputra. Bukan mengenai mata kuliah serius, melainkan tentang cara merangkai ketupat. Mahasiswa dari Tunku Abdul Rahman University of Management and Technology, Malaysia, itu sedang menjalani pertukaran pelajar selama sepekan di UC Surabaya.

“Beberapa makanan memang agak mirip, seperti ketupat dan lemang di Malaysia,” ucap Chew.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya membuat ketupat, 34 mahasiswa dari Negeri Jiran tersebut juga diajak membuat lepet dan lemet, Selasa (22/11). Chew mengatakan, ia dan kawan-kawannya juga banyak menemukan kemiripan budaya.

“Bahasanya juga paham sedikit-sedikit. Tapi yang membedakan memang makanan di sini sangat pedas,” ucapnya, kemudian menggelengkan kepala.

Wakil Kepala Networking dan Partnership Universitas Ciputra, Jessica R. Yoewono menjelaskan kunjungan mahasiswa Malaysia tersebut bertujuan untuk menjalani pertukaran budaya.

Tak hanya soal makanan, namun juga jenis-jenis budaya yang lain. Misalnya,
dalam kunjungan ini, pertukaran budaya, permainan, dan sejarah Surabaya juga diperkenalkan.

“Kegiatan pertukaran ini memang cukup sering kami lakukan, dengan TAR UMT termasuk yang cukup rutin,” imbuh Jessica.

Pada Januari 2023 nanti, rombongan mahasiswa berbeda juga bakal berkunjung ke UC Surabaya. Pihaknya juga menghelat program serupa dengan universitas luar negeri lainnya. Jessica mengatakan pertukaran informasi dengan mahasiswa Malaysia termasuk mudah.

“Secara bahasa, kami mudah menggunakan Bahasa Inggris atau menggunakan Bahasa Indonesia yang juga mirip Bahasa Melayu. Jadi tidak menyulitkan,” sambungnya.

Lanjut Jessica, saling mengenal budaya serumpun ini merupakan bagian misi bilateral kedua negara dibidang pendidikan dan budaya. Harapanya bisa mempererat hubungan diplomatik antara negara serumpun di Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekitar seratus mahasiswa dan staf student affair departent Dari Tunku Abdul Rahman University Of Management Technology (TAR UMT) akan berada sepekan di Surabaya dan Madura untuk belajar mengenal budaya serumpun.

“Selama di Surabaya, seluruh mahasiswa akan diajak menikmati keindahan pulau Madura dan sekaligus mencicipi olahan kuliner khas pulau garam yakni bebek songkem,” ungkasnya. (zaz/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT