News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minta Dinikahi Perempuan di Banyuwangi Malah Ditusuk Kekasihnya Pakai Belati

Teka-teki penyebab seorang pria di Banyuwangi nekat menusuk kekasihnya Jumat (18/11/2022) malam, akhirnya terungkap. pelaku kalap korban mendesak minta dinikahi
Sabtu, 19 November 2022 - 17:59 WIB
Korban penusukan kekasihnya ketika dirawat di RSUD Blambangan, Banyuwangi, Jumat (18/11/2022) malam.
Sumber :
  • Happy Oktavia/tvonenews.com

Banyuwangi, Jawa Timur - Teka-teki penyebab seorang pria di Banyuwangi nekat menusuk kekasihnya dengan pisau belati, Jumat (18/11/2022) malam, akhirnya terungkap. Ternyata, pelaku kalap setelah korban mendesak minta dinikahi.

Motif ini terungkap setelah polisi melakukan pemeriksaan maraton. Pelaku berinisial IKG (27) dibekuk polisi ketika berpura-pura menemukan korban di pinggir jalan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hasil pemeriksaan sementara, pelaku kalap setelah didesak korban untuk menikah. Padahal, keduanya belum lama berpacaran,” kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja, Sabtu (19/11/2022) siang.

Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Sebelum melakukan penusukan, pelaku terlibat cekcok dengan korban.

Dalam kondisi emosi, pelaku melihat pisau belati di atas meja. Benda tajam itu dihujamkan ke pinggang korban. Melihat korban ambruk, pelaku membawanya ke rumah sakit. Namun, dia berpura-pura menemukan korban di pinggir jalan.

Beruntung, korban dalam kondisi sadar. Ketika ditanya polisi, korban mengaku diantar oleh pelaku. Saat itu, pelaku sedang menunggu korban di depan RSUD Blambangan, Banyuwangi. 

“Pelaku kita amankan di depan RSUD,” tegas Kompol Agus.

Penyidik masih menunggu kesehatan korban untuk melakukan pemeriksaan. Karena kondisinya mengkhawatirkan, korban dirujuk ke RS di Jember. 

Sebelumnya, korban berinisial LS (23), Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Banyuwangi menggegerkan RSUD Blambangan. Gadis ini datang dengan pisau tertancap di pinggang. Ternyata, korban ditusuk pacarnya sendiri.

Versi korban, aksi penganiayaan ini bermula ketika korban dipanggil pelaku di rumahnya di Kelurahan Sobo, Banyuwangi, Jumat pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku berdalih akan mengenalkan korban dengan kedua orang tuanya. Dan, berencana menikah.

Namun, hingga sore, orang tua korban tak kunjung datang. Korban berniat pulang. Namun, pelaku justru muntab (marah besar) dan menusuknya. (hoa/muu)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT