News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tepat Sasaran, Kades di Gresik Kembalikan Bantuan Set Top Box untuk Warganya

Karena dianggap tidak tepat sasaran, bantuan set top box di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik dikembalikan.
Senin, 14 November 2022 - 11:06 WIB
Proses pengembalian bantuan set top box untuk warga Gresik
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, Jawa Timur - Karena dianggap tidak tepat sasaran, bantuan set top box di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik dikembalikan. Pengembalian bantuan pemerintah itu sebagai bentuk protes dan kekecewaan Kepala Desa (Kades) setempat, karena yang mendapatkan bantuan tergolong warga mampu, bukan warga miskin di desanya.

Sebagai informasi awal, sebanyak 31 STB TV Digital dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI yang disalurkan melalui vendor untuk Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan Gresik justru dibagikan ke warga mampu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Desa Pandanan, Suryadi mengatakan, penerima bantuan STB tidak tepat sasaran. Bahkan, data dari desa tidak dipakai oleh vendor dalam membagikan.

"Karena puluhan warga yang mendapat STB ternyata tergolong warga mampu bukan warga miskin," katanya kepada awak media, Senin (14/11).

Suryadi berkata, bantuan STB TV Digital akhirnya dikembalikan atas persetujuan seluruh perangkat desa. Karena, jika dibagikan bantuan STB tersebut, pasti akan menimbulkan konflik dan kecemburuan sosial.

Masih kata Suryadi, program nasional perpindahan dari TV Analog ke TV Digital memang baik, namun dalam penyaluran STB harus dilakukan dengan tepat sasaran. Dia pun kecewa lantaran data yang dipakai dari BKKBN.

"Merasa kecewa pasalnya kominfo pusat masih mengunakan data lama dari BKKBN yang tidak ada kaitannya. Karena data BKKBN tidak sesuai atau bukan data kemiskinan, sehingga diputuskan puluhan STB dikembalikan," imbuh dia.

Ketua AKD Duduksampeyan itu menambahkan, selain Pandanan, desa lain juga akan mengembalikan bantuan tersebut seperti Desa Duduksampeyan, Kandangan dan Tumapel.

"Sudah koordinasi dengan saya, akan segera dikembalikan," ujarnya.

Dijelaskan dia, untuk data kemiskinan di Kecamatan Duduksampeyan tertinggi kedua dari 18 Kecamatan di Gresik. Untuk bantuan STB TV Digital hanya mendapatkan 600 buah.

"Padahal di Kecamatan lainnya rata-rata mendapatkan STB lebih banyak 2.000 hingga 3.000 buah," imbuh dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Gunawan perwakilan pihak ketiga atau vendor pembagian STB kepada awak media mengatakan, jika pihaknya hanya bertugas menyalurkan bantuan STB dari Kementerian Kominfo RI sesuai by name, by adrees.

"Terkait bantuan yang dikembalikan kami hanya bisa menerima. Jika, ada komplain atau protes dari warga sepenuhnya tanggung jawab Kominfo," pungkasnya. (mhb/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT