News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Tempursari Lumajang Rayakan Hajatan Pernikahan Ditengah Rendaman Banjir Luapan Sungai Rawan

Sebuah hajatan pesta pernikahan warga Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, Lumajang, terendam banjir akibat luapan Sungai Rawan
Jumat, 4 November 2022 - 17:10 WIB
warga rayakan hajatan pernikahan ditengah rendaman banjir
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, Jawa Timur - Sebuah hajatan pesta pernikahan warga Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, Lumajang, terendam banjir akibat luapan Sungai Rawan. Menurut Sudibyo, salah satu relawan kebencanaan setempat, banjir dipicu setelah hujan lebat sejak sore hari hingga malam, sehingga debit Sungai Rawan meluap.

"Hujan lebat terjadi sejak jam 4 sore tadi, terus air sungai rawan meluap dan kemudian masuk ke halaman rumah warga mulai pukul 7 malam hingga sekarang," kata Sudibyo saat dihubungi melalui sambungan telepon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya merendam jalan desa dan halaman rumah, genangan banjir setinggi lutut orang dewasa juga menerjang di lokasi hajatan pernikahan warga.

"Kebetulan hari ini banyak warga yang punya hajat, tapi sejauh ini saya baru memperoleh informasi jika hajatan di rumah Pak Jokowi Desa Tempursari yang terdampak genangan banjir. Bahkan, genangan banjir juga merendam pelaminan. Meski terendam banjir, acara resepsi pernikahan tetap dilaksanakan, tamu juga masih banyak yang datang, tapi ya kasihan," imbuhnya.

Sudibyo juga menambahkan, jika hingga pukul 20.00 Wib, hujan lebat masih mengguyur wilayah Kecamatan Tempursari.

"Sampai pukul 8 malam, hujan lebat masih terjadi. Laporan dari teman-teman relawan di lapangan hingga saat ini ketinggian air yang merendam jalan dan halaman rumah warga sudah mencapai 50 cm, sebagian juga sudah masuk ke dalam rumah hingga ketinggian 30 cm, kita masih melakukan pendataan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga pukul 20.15 Wib, dari hasil pendataan di lapangan tercatat ada tiga desa yang terdampak luapan Sungai Rawan meliputi Desa Tempursari, Tempurejo dan Desa Bulurejo.

"Hingga saat ini sudah ada 3 desa yang terdampak, sementara untuk jumlah KK masih kita data. Sejauh ini belum ada warga yang mengungsi maupun diungsikan, semoga hujan segera reda dan banjir segera surut," pungkasnya. (wso/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT