News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jembatan Jalur Nasional Ambles, Arus Lalu Lintas di Jalan Poros Lamongan Terhambat

Jembatan yang berada di Jalan Poros Nasional Surabaya-Semarang tepatnya di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, tiba-tiba ambles, sedalam 20 cm.
Jumat, 4 November 2022 - 13:57 WIB
Kondisi Jembatan yang berada di Jalan Poros Nasional Surabaya-Semarang tepatnya di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan
Sumber :
  • tvOne - moch mahrus

Lamongan, Jawa Timur - Jembatan yang berada di Jalan Poros Nasional Surabaya-Semarang tepatnya di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, tiba-tiba ambles sedalam 20 cm dan lebar 2 x 3 meter, pada Jumat (4/11).

Diduga jembatan tersebut ambles karena besi penyangga jembatan tak kuat menahan beban berat di atasnya. Akibat kejadian tersebut arus lalulintas tersendat.
KBO Satlantas Polres Lamongan, Iptu Fifin Yuli S mengatakan, jembatan tersebut ambles diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.00 malam. Saat itu, arus lalu lintas terlihat lengang. Usia jembatan tersebut diduga juga sudah tua, sehingga tidak kuat terhadap getaran saat dilewati truk muatan berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terjadinya sekitar pukul 01.00 malam tadi, informasi awal ada besi penyangga yang ambles dan petugas BBJN VIII Jatim masih melakukan upaya pengecekan," ujar Iptu Fifin

Sementara meski alami amblas, namun arus lalulintas di jalur nasional masih bisa dilalui. Kendaraan roda dua dan empat di perbolehkan lewat di sisi jembatan yang masih baik. Namun, jika terjadi kepadatan arus lalulintas di sekitar jembatan yang rusak, maka Satlantas Polres Lamongan akan melakukan pengalihan arus lalu lintas di jalan Babat, Kedumpring dan Sugio atau bisa juga melewati jalan Pantura dandles.

"Belum ada pengalihan arus lalu lintas, karena sisi utara jembatan masih dilalui. Namun jika nantinya arus lalu lintas padat kita akan alihkan lalu lintas," jelasnya.

Sementara itu, Pengawas Lapangan BBJN VIII Jatim, Setyo Hari Santoso mengaku masih melakukan pengecekan di jembatan yang ambles. Pihaknya juga belum bisa mengetahui secara pasti apakah jembatan tersebut bakal di bangun ulang atau hanya di perbaiki saja.

"Kita masih belum tahu apakah ini patah pada balok gardin atau hanya ambles saja dan jembatan ini juga terus dilakukan perbaikan secara berkala dan usia jembatan kami juga tidak tahu karena saya juga baru bertugas di Lamongan," pungkasnya (mmr/gol) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT