GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Perintah Tembak Gas Air Mata dan Penutupan Pintu Keluar Stadion Kanjuruhan, Ini Temuan Kompolnas

Kompolnas menemukan fakta-fakta baru dalam proses pengamanan pertandingan antara Arema vs Persebaya yang berakhir dengan meninggalnya ratusan penonton.
Rabu, 5 Oktober 2022 - 08:24 WIB
Wahyu Rudanto Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)
Sumber :
  • tim tvone/zainal azhari

Malang, Jawa Timur - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Albertus Wahyurudhanto menemukan fakta bahwa dalam proses pengamanan pertandingan antara Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang pada Sabtu (1/20/2022) lalu, tidak ada perintah dari Kapolres Malang untuk menembakkan gas air mata.

“Tidak ada perintah dari Kapolres untuk melakukan penguraian massa dengan tindakan represif, dengan tembakan gas air mata,” ucapnya, sebagaimana dikutip Rabu (5/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa Kapolres Malang yang saat ini sudah dicopot yaitu AKBP Ferli Hidayat, juga tidak memerintahkan pihak keamanan yang bertugas di stadion untuk menutup pintu seusai pertandingan tersebut.

"Isu yang berkembang, sudah kami konfirmasi kepada Kapolres, tidak ada perintah untuk menutup pintu, harapannya 15 menit akhir dibuka. Tetapi tidak diketahui mengapa ada pintu yang terkunci,” jelasnya.

Menurutnya, perintah itu sudah disampaikan Kapolres Malang saat agenda apel lima jam sebelum pertandingan dimulai.

“Jadi, kami melihat sudah ada tindakan preventif yang dilakukan dari internal kepolisian. Kompolnas melihat secara prosedural sudah dijalankan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan akan menelusuri adanya gas air mata yang digunakan oleh aparat, yang menurut beberapa informasi diduga memicu penonton berebut keluar stadion.

Ia juga menambahkan, bahwa sebelum pertandingan resmi dilaksanakan malam hari, Polres Malang sudah mengirimkan surat kepada Liga Indonesia Baru (LIB) untuk memajukan jam tanding menjadi sore. Namun, pertandingan tetap digelar malam hari.

“Pihak Polres sudah mengantisipasi jauh-jauh hari kejadian ini dan sudah ngotot untuk minta main sore, ada surat yang sudah dikirimkan,” tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan, alasan LIB tidak mengubah jadwal laga menurutnya karena sudah ada kontrak hak siar.

“Jadi, ini menjadi pelajaran bagi kita semua, kita harus melihat secara objektif. Potensi itu sudah terbaca, ada langkah-langkah preventif, tapi dalam pelaksanaan seperti ini,” tukasnya. (zaz/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT