GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kompolnas Terima Aduan dari Suporter Aremania di Posko Korban Tragedi Kanjuruhan

"Dalam kasus ini, Kompolnas tidak memeriksa, tidak menuntut siapapun, tapi mengawasi fungsionaris, menerima laporan, mencari fakta dan memberi masukan agar ke depannya tidak terulang lagi," kata anggota Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto
Selasa, 4 Oktober 2022 - 10:50 WIB
Kompolnas mendatangi posko pengaduan dan bantuan hukum bagi aremania korban tragedi kanjuruhan.
Sumber :
  • tim tvone/zainal azhari

Surabaya, Jawa Timur - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turun ke lapangan untuk melakukan supervisi penanganan tewasnya ratusan suporter sepak bola dalam tragedi Kanjuruhan. Selain itu, Kompolnas juga mendatangi posko pengaduan dan bantuan hukum bagi suporter Aremania yang menjadi korban pada tragedi memilukan itu.

"Dalam kasus ini, Kompolnas tidak memeriksa, tidak menuntut siapapun, tapi mengawasi fungsionaris, menerima laporan, mencari fakta dan memberi masukan agar ke depannya tidak terulang lagi," kata anggota Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto, kepada tvonenews saat ditemui di Posko Pengaduan korban tragedi kanjuruhan, Senin (3/10/2022) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, puluhan Aremania merapatkan barisan dan mendirikan Posko Pendampingan dan Bantuan Hukum bagi seluruh korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang.

Dalam keterangan resminya di posko tersebut, perwakilan Aremania minta kepada Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) agar segera mengumumkan hasil investigasinya .

"Ini Posko didirikan secara spontanitas oleh  Aremania dan Aremanita untuk memberikan peindungan dan bantuan hukum bagi korban maupun keluarga korban yang membutuhkan perlindungan hukum maupun aduan hukum  agar mau melapor," kata salah satu perwakilan Aremanis, Ambon.

Aremania mengumumkan masa tujuh hari berkabung dengan mengelar tahlil massal di setiap wilayah yang terdapat korban luka maupun meninggal dunia.

“Batas ultimatum 7 hari penanganan Kasus tragedi  Kanjuruhan harus selesai atau tepatnya   7 hari dari massa berkabung atau tahlil masal,“ tukas Ambon

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan antara Kompolnas dengan Aremania di posko tersebut tercetuslah keinginan suporter agar Kepolisian segera mencari tersangka atas tragedi Kanjuruhan tersebut.

“Harus ada yang bertanggung jawab, siapapun itu namanya Panpel atau siapapun. Sampai terjadi insiden terbunuhnya Aremania harus ada yang bertanggung jawab. Karena tidak mungkin (terjadi) insiden seperti itu apabila tidak ada yang menggerakkan, dan kita betul-betul ingin proses hukum berjalan seadil-adilnya terhadap dulur-dulur kami yang meninggal,” tambahnya. (zaz/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Bintang AC Milan, Rafael Leao, tak menyembunyikan kekecewaannya setelah gol kemenangan Parma di San Siro pada laga Liga Italia, Minggu (22/2/2026).
Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI, Dasco menyampaikan, bahwasanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan mulai dibahas pada masa sidang selanjutnya.
Mendadak Ingin Buang Air Besar Setelah Buka Puasa, Normal atau Tanda Masalah Pencernaan?

Mendadak Ingin Buang Air Besar Setelah Buka Puasa, Normal atau Tanda Masalah Pencernaan?

Sering ingin BAB setelah buka puasa bisa jadi pertanda pencernaan sensitif. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya agar puasa tetap lancar.

Trending

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Bintang AC Milan, Rafael Leao, tak menyembunyikan kekecewaannya setelah gol kemenangan Parma di San Siro pada laga Liga Italia, Minggu (22/2/2026).
Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI, Dasco menyampaikan, bahwasanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan mulai dibahas pada masa sidang selanjutnya.
Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT