News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eksotisnya Pantai Pulau Merah, Tempat Melarung Abu Jenazah Leluhur Banyuwangi

Pantai Pulau Merah tak hanya dikenal memiliki alam yang indah, kawasan ini juga menyimpan sejarah berdirinya Kabupaten Banyuwangi.
Senin, 19 September 2022 - 10:49 WIB
Situs Mbah Pesanggrahan di Desa Pesanggaran
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi tak hanya dikenal memiliki alam yang indah. Kawasan ini juga menyimpan sejarah berdirinya Kabupaten Banyuwangi yang dahulu dikenal dengan Blambangan.

Pulau Merah lokasinya sekitar 45 kilometer arah Selatan Banyuwangi. Tempat ini memiliki pasir putih yang eksotis. Lautnya landai dengan gugusan pulau yang menawan. Pantai ini banyak diburu wisatawan asing untuk berjemur dan menikmati sunset. Setiap akhir pekan, ratusan wisatawan lokal selalu berdatangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait sejarah, Pantai Pulau Merah berkaitan dengan sejarah berdirinya Banyuwangi. Ketika masih bernama Blambangan, Pantai Pulau Merah pernah digunakan untuk melarung abu jenazah Prabu Tawangalun, tokoh yang menjadi cikal-bakal Kabupaten Banyuwangi.

Prabu Tawangalun merupakan Raja Kerajaan Blambangan, sekitar abad ke-15. Tokoh ini wafat tepat 18 September 1691. Berdasarkan sejarah, abu jenazah tokoh ini baru dilarung di Pantai Pulau Merah pada 13 Oktober 1691 atau sekitar 25 hari setelah wafat. 

“Jadi, Pantai Pulau Merah ini, tepatnya di Watu Ringin menyimpan sejarah yang panjang,” kata Koordinator Komunitas Pegiat Literasi Sejarah 'Balambangan Royal Voulenteers (Bravo), M. Hidayat Aji Ramawidi, Senin (19/9).

Selain menjadi tempat melarung abu jenazah Prabu Tawangalun, Pantai Pulau Merah juga berkaitan dengan tokoh lainnya, berdirinya Banyuwangi yaitu Wong Agung Wilis. Tokoh era Blambangan ini merupakan buyut dari Prabu Tawangalun. Pangeran Wong Agung Wilis lahir sekitar tahun 1723. Ayahnya adalah Prabu Danurejo (keturunan Prabu Tawangalun), sedangkan ibunya Gusti Ayu Kabaka dari Klungkung, Bali.

Tak jauh dari Pulau Merah, terdapat Gunung Dogong. Di tempat ini terdapat situs sejarah Pangeran Wong Agung Wilis yang pernah bertapa selama 25 hari. Ada juga makam Mbah Pesanggrahan yang diyakini sebagai petilasan Wong Agung Wilis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tokoh ini juga membuka lahan yang kini dikenal dengan Gumuk Pot, di Dusun Tembakur, Desa Sumbermulyo, Pesanggaran. 

“Dahulu kawasan ini dikenal dengan dukuh Purawingan yang dibuka oleh Wong Agung Wilis. Karena itu, kami menggelar napak tilas untuk nguri-nguri sejarah,” jelas pemuda asal Desa Kradenan, Purwoharjo, Banyuwangi ini. (hoa/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT