GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kya-Kya Tradisi Jalan Sembari Jajan dan Jajan Ala Kota Surabaya

Kya Kya Atau Jalan Jalan bahasia Hokian kuno menjadi bahasa warga peranakan toinghwa di Surabaya. Dulu pernah menjadi pusat jajanan dan kuliner di wilayah Surabaya.
Minggu, 11 September 2022 - 04:22 WIB
Pecinan Surabaya
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya - Kya Kya Atau Jalan Jalan dalam bahasa Hokian kuno yang menjadi bahasa sebagian warga peranakan toinghoa di Surabaya. Dulu pernah menjadi pusat jajanan dan kuliner di wilayah Surabaya.

Pertama kali Dulu dibuka di tahun 2003, setelah sempat  tertidur lebih 10 tahun kini kawasan Kya kya yang berada tepat di Jalan Kembang Jepun Surabaya dengan konsep baru kini dibuka kembali dan lebih seru karena diikuti oleh pedagang kaki lima dan UMKM.

Total sebanyak 60 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mewarnai dibukanya kembali kawasan Kya-Kya yang berada di Kembang Jepun Kota Surabaya. Beragam menu yang dijajakan memunculkan lagi geliat wisata kuliner yang pernah ada.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan dari total 60 UMKM yang berpartisipasi pada lahirnya kembali wisata pecinan ini, separuhnya adalah warga asli sekitar.

“Ada 60 UMKM, 30-nya warga sekitar sini. Tadi sepakat dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan lainnya akan memanjangkan lagi karena antusiasnya begitu tinggi,” kata Eri.

Selain ornamen-ornamen gantung Tionghoa yang menggantung di sepanjang kawasan Kembang Jepun, gerobak-gerobak stan para UMKM juga dibuat senada. Kolaborasi warna hitam, merah, dan emas, serta tambahan aksesoris-aksesoris menambah suasana pecinan yang sudah lama hilang.

“Ke depannya sepanjang Jalan Kembang Jepun tadi yang dibuat tempat makan semuanya akan dicat dengan warna rumah pecinan, hitam, merah, dan emas. Semua tempat akan dipasang papan nama yang tulisannya China dan arti yang dibahasa Indonesiakan. Nanti akan full kursi kita tambah betul-betul macam-macam kuliner,” imbuhnya.

Sementara, menu yang dijajakan tidak hanya masakan Tionghoa, tapi juga jajanan pasar, sekaligus beberapa camilan masa kini.

“Saya bahkan berpikir ada masakan Surabaya zaman China dahulu. Gado-gado, rujak, tapi taste-nya China. Nanti kita tata lagi.

Antusiasnya alhamdulillah luar biasa seperti ini. Semoga terus berkembang dan menggerakkan ekonomi Surabaya. Bukan hanya pemerintah tapi semua stakeholder dan rakyat ikut,” paparnya.

Terkait jam operasional kawasan Kya-Kya akan dibuka setiap Jumat-Minggu mulai pukul 18.00-22.00 WIB.

Selain wisata kuliner, pengunjung juga bisa berkeliling di beberapa objek wisata di Jalan Karet dan Jalan Gula menggunakan becak yang sudah dihias lampu-lampu.

“Bisa wisata pakai becak yang ada di sini ada klenteng, ada rumah Abu Han, ada tiga keluarga ya. Rumah Abu Han ini rumah untuk sembahyang untuk keluarganya yang sudah meninggal. Ada 140 lebih lah nisan untuk sembahyang mendoakan keluarganya yang sudah meninggal,”

Capek naik becak di kampung pecinan warga maupun pengunjung bisa ber swa foto di sejumlah spoth gedung tua yang sudah di hias sejumlah mural  bernuansa tionghoa kuno.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Clean Sheet tapi Dihujani Kritik, Maarten Paes Disebut Biang Masalah Ajax

Clean Sheet tapi Dihujani Kritik, Maarten Paes Disebut Biang Masalah Ajax

Penampilan kiper Timnas Indonesia Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam kembali menjadi sorotan tajam. Meski mencatatkan clean sheet, performanya tetap menuai ...

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT