News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa di Pamekasan Demo Tolak Kenaikan BBM dan Tarif Listrik, Korlap Aksi : Pemerintah Bukan Membantu Pemulihan Ekonomi Malah Mencekik Rakyat

Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Pamekasan, Madura, melakukan demonstrasi di depan Kantor DPRD Pamekasan, Rabu.
Rabu, 31 Agustus 2022 - 17:42 WIB
Mahasiswa melakukan demonstrasi di depan Kantor DPRD Pamekasan
Sumber :
  • tvone - veros afif

Pamekasan, Madura - Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Pamekasan, Madura, melakukan demonstrasi di depan Kantor DPRD Pamekasan pada Rabu (31/8) siang.

Demo mahasiswa dari sejumlah kampus di Pamekasan ini menyampaikan persoalan kenaikan BBM subsidi, kenaikan tarif listrik dan mafia Migas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa aksi menuntut kepada DPRD Pamekasan untuk bersama-sama menolak kenaikan BBM dan tarif listrik yang dilakukan oleh pemerintah, yang akan dilakukan mulai tanggal 1 September 2022.

Mereka menilai, kenaikan BBM dan tarif listrik yang akan diberlakukan pemerintah tidak melihat kondisi masyarakat yang saat ini masih dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Selain itu, kebijakan pemerintah saat ini dinilai sangat menyengsarakan masyarakat di daerah-daerah yang dominan masyarakatnya menengah ke bawah, seperti sopir angkutan umum, tukang ojek, nelayan hingga pengusaha kecil menengah yang produksinya menggunakan mesin atau listrik.

Ketua Umum HMI Cabang Pamekasan, Fathor Rohman meminta pemerintah tidak semena-mena dalam mengambil kebijakan yang nantinya berdampak pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat bawah.

"Kebijakan pemerintah dengan menaikan BBM dan tarif listrik ini bukan membantu masyarakat dalam pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, malah mencekik rakyat," ungkap Fathor Rohman, Ketua HMI cabang Pamekasan.

Pihaknya melakukan aksi untuk menolak kebijakan pemerintah dalam menaikan harga BBM subsidi dan tarif listrik.

"Kami bersama teman-teman dari HMI cabang Pamekasan menolak keras atas kenaikan BBM dan tarif listrik," terangnya.

Selain itu, massa aksi juga meminta kepada pemerintah khususnya penegak hukum untuk memberantas oknum mafia Migas yang ada di pusat maupun di daerah.

"Saya harap pemintaan dari teman-teman HMI cabang Pamekasan bisa dikaji ulang oleh pemerintah dalam melakukan kebijakan," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan, Halili Yasin saat menemui massa aksi mendukung dan menfasilitasi permintaan para mahasiswa untuk bersama-sama menolak kenaikan harga BBM dan tarif listrik.

"Saya sepakat dan siap memfasilitasi tuntutan para mahasiswa yang menolak kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM subsidi dan tarif listrik," ungkap Halili Yasin, Ketua DPRD Pamekasan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT