News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Intip Nih, Desain Arsitektur Pemenang Sayembara Pemugaran Wisata Religi Sunan Ampel, Bakal Lebih Hijau dan Asri

Sayembara desain arsitektur kawasan penunjang wisata religi Sunan Ampel telah rampung. Kompetisi desain yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama
Selasa, 23 Agustus 2022 - 21:25 WIB
Sayembara desain wisata religi Sunan Ampel.
Sumber :
  • Kominfo Pemkot Surabaya

Sayembara desain arsitektur kawasan penunjang wisata religi Sunan Ampel telah rampung. Kompetisi desain yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Krearture, akhirnya menghasilkan tiga pemenang.

Pengumuman tiga pemenang ini digelar dalam awarding yang berlangsung di Lobby Lantai 2 Balai Kota Surabaya, Selasa (23/8/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, salah satu tujuan dari sayembara desain Wisata Ampel adalah melibatkan masyarakat dalam pembangunan Kota Pahlawan. Khususnya, yang sekarang digelar terkait rencana pengembangan kawasan penunjang Wisata Ampel.

"Karena saya ingin membangun Kota Surabaya dengan pemikiran bukan hanya dari pemkot. Karena kita punya banyak partner dan talenta-talenta muda yang luar biasa dan itu memiliki kreasi yang sangat tinggi," kata Wali Kota Eri Cahyadi mengawali sambutannya.

Oleh sebabnya, Wali Kota Eri Cahyadi meminta jajarannya agar ke depan dapat pula menerapkan konsep sayembara tersebut. Yakni, dengan melibatkan masyarakat dan stakeholder terkait pada setiap rencana pembangunan kawasan.

"Misalnya akan membangun SWK (Sentra Wisata Kuliner) itu juga bisa dilombakan. Bagaimana desainnya itu bisa dibuat nyaman dan anak-anak muda bisa datang. Jadi sekarang mindset kita harus mulai dibuka," pintanya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya meyakini, dengan cara pemkot membuka diri melalui pelibatan masyarakat, maka hal itu justru akan lebih mengangkat potensi-potensi yang ada.

Karena baginya, kesempurnaan itu akan terjadi ketika pemerintah bersama seluruh elemen dapat saling berkolaborasi.

"Jadi dengan itu kita bisa menyempurnakan. Nah, disinilah peran serta masyarakat, peran serta milenial dalam perencanaan. Sehingga semua orang nantinya merasa saling memiliki," harapnya.

Tak lupa, Wali Kota Eri Cahyadi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah terlibat menyumbangkan ide dan pemikiran dalam rencana pembangunan kawasan Wisata Ampel.

Langkah kolaborasi ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam penataan kawasan-kawasan lain di Kota Pahlawan ke depannya.

"Semoga perencanaan kawasan Wisata Ampel bisa diikuti perencanaan kawasan-kawasan lainnya. Dan semoga dengan ini dapat menjadikan Kota Surabaya semakin nyaman," imbuhnya.

Di waktu yang sama, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat menjelaskan, sayembara desain arsitektur kawasan penunjang Wisata Ampel dimulai sejak tanggal 16 Juni 2022. Gelaran ini diikuti sebanyak 216 tim atau individu dari 16 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

"Setelah melalui dua kali tahapan penjurian, maka lima karya terbaik dipilih untuk mendapatkan juara satu, dua dan tiga. Kemudian dua peserta lainnya mendapatkan Honorable Mentions," kata Irvan.

Ia menyampaikan, sebagaimana arahan Wali Kota Eri Cahyadi, sayembara ini digelar untuk mengajak masyarakat ikut berpartisipasi dalam pembangunan kawasan. Baik itu mulai dari tahapan perencanaan atau desain sampai kepada pelaksanaan.

"Jadi tidak hanya harus menggunakan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), tapi pihak swasta, desainer, akademisi, arsitektur-arsitektur muda itu sebenarnya punya talenta-talenta keinginan untuk berkontribusi bagi Kota Surabaya," jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya itu menyatakan, bahwa sayembara ini tak hanya digelar untuk rencana pembangunan kawasan Wisata Ampel. Melainkan pula ke depan konsep yang sama juga akan diterapkan ke kawasan-kawasan lainnya.

"Jadi program atau proyek apapun pemerintah itu nanti melibatkan akademisi, desainer, swasta maupun pengembang untuk bersama-sama gotong-royong membangun Kota Surabaya. Sehingga ada rasa ikut saling memiliki dari warga Kota Surabaya," kata Irvan.

Karya dari para pemenang itu nantinya akan dikombinasikan untuk kemudian dijadikan grand design kawasan penunjang Wisata Ampel. Dalam proses pengkombinasian itu, Irvan menyatakan, pihaknya juga melibatkan tim cagar budaya maupun tim bangunan gedung.

"Sehingga dihasilkan kombinasi yang terbaik. Tidak hanya desainernya, kami juga akan melibatkan masyarakat di sana. Tidak hanya sebagai objek, tapi masyarakat di sana sebagai subject. Karena peran serta yang diikutsertakan masyarakat sekitar Ampel itu juga sangat penting," imbuhnya.

Sementara itu, Adithya Wira Ekaraga adalah salah satu perwakilan dari peserta sayembara desain arsitektur kawasan penunjang wisata religi Sunan Ampel. Dengan mengangkat karya berjudul "Tuah Ing Ampeldenta", ia bersama timnya berhasil menyabet juara pertama.

"Dari segi arsitekturnya itu kita melihat inspirasi dari bangunan cagar budaya di sekitarnya. Kemudian untuk elemen islamic, kita melihat dari bangunan Masjid Ampel," kata Adit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adit mengungkapkan, konsep desain yang diusung "Tuah Ing Ampeldenta" lebih banyak menonjolkan struktur Ruang Terbuka Hijau (RTH). Alasannya, kata dia, selain bertujuan menunjang kawasan Wisata Religi Ampel, juga untuk mendukung pemukiman masyarakat di sekitarnya.

"Ada juga gedung parkir komunal, kemudian memang terkait dengan kebutuhan penunjang seperti museum dan lain sebagainya," pungkasnya. (amr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT