News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Besok, Ribuan Bonek akan Demo ke Salah Satu Stasiun TV di Surabaya, Protes Jadwal Tanding Persebaya Terlalu Malam

Suporter Persebaya Bonek Mania berencana melakukan demo besar-besaran di depan salah satu stasiun tv, yang menyiarkan pertandingan Liga 1, Selasa (9/8) besok
Senin, 8 Agustus 2022 - 14:48 WIB
Suporter Persebaya Bonek Mania akan demo di salah satu stasiun tv, yang menyiarkan Liga 1
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, Jawa Timur - Suporter Persebaya Bonek Mania berencana melakukan demo besar-besaran di depan salah satu stasiun tv, yang menyiarkan pertandingan Liga 1, Selasa (9/8) besok.

Hal itu dilakukan lantaran merespon jadwal tanding Persebaya yang dirasa terlalu malam. Dari informasi jadwal Liga 1 yang telah bergulir, Persebaya akan menjalani 20 pertandingan di Liga 1 pada malam hari, yakni sekitar pukul 20.00 - 20.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dihubungi awak media, koordinator Suporter Surabaya, Husain Ghozali atau akrab disapa Cak Cong, membenarkan rencana aksi tersebut.

“Rencana kan kami aksi di salah satu stasiun tv yang menyiarkan laga Liga 1 itu. Sampai saat ini, belum ada perubahan jadwal pertandingan Persebaya atau respon kalau main malam. Kami layangkan protes,” katanya salah satu perwakilan Bonek, Husain Ghozali atau Cak Cong, Minggu (7/8) malam.

Soal tuntutan yang dibawa, Cak Cong menyebut, mereka hanya ingin laga jam kedua atau pertandingan malam hari Persebaya dimajukan. 

“Gak muluk-muluk lah, tuntutannya kembalikan ke jam normal lah. Paling jam 18.30 WIB, jam kedua itu bagus. Gak usah terlalu larut malam,” terangnya.

Permintaan tersebut juga sekaligus mempertimbangkan sejumlah aspek, seperti income atau pendapatan tim hingga keamanan. 

“Kalau kemalaman kan repot semua nantinya,” jelasnya.

Dia mencontohkan, laga pertama Persebaya melawan Persita di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), pada Senin (1/8) tak begitu banyak dihadiri suporter. Menurutnya, hal itu memberikan dampak pada pendapatan Persebaya, lantaran para suporter enggan untuk menyaksikan laga yang terlalu malam. 

“Laga pertama enggak ramai itu kerugian buat Persebaya,” ujarnya.

Apalagi, suporter juga ada yang berstatus sebagai pekerja dan pelajar. 

“Kalau sampai pulang dini hari, besoknya kerja atau ada yang sekolah. Waktu mereka juga enggak mungkin dikorbankan. Kan mereka kerja juga, terus ada yang sekolah, itu kan enggak mungkin (dikorbankan),” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karenanya, aksi yang rencananya digelar pada Selasa, semata hanya untuk meminta perubahan jadwal pertandingan malam hari Persebaya. 

“Insyaallah komitmen kami Selasa. Kami kalau sudah komitmen pasti dilakukan, kecuali pihak mereka mau mengevaluasi jam tayangnya, siaran bolanya,” ungkapnya. (zaz/hen) 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT