GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Diperbaiki, Atap Kelas Sekolah Dasar Negeri 2 Bogem Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola dan Perpustakaan

Lantaran tak mendapat bantuan rehab sekolah, ruang kelas di SDN Bogem 2 di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, roboh, kini perbaikan belum dilakukan
Senin, 1 Agustus 2022 - 17:33 WIB
2 bangunan kelas roboh belum juga diperbaiki
Sumber :
  • tim tvone - miftakhul erfan

Magetan, Jawa Timur – Lantaran tak kunjung mendapat bantuan rehab sekolah, ruang kelas di SDN Bogem 2 di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, roboh, Jumat (29/7). 

Beruntung saat kejadian, dua ruang kelas tersebut sudah lama dikosongkan, sedangkan para siswa di kelas 4 dan 5 belajar di mushola dan perpustakaan sekolah.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siti Aisyah, Kepala SDN Bogem 2 membenarkan penyebab ambruknya atap ruang kelas tersebut karena memang bangunan sudah lama dan rusak. Dua tahun lalu sudah mengajukan rehab sekolah ke dinas pendidikan setempat, namun belum ada realisasi, karena tidak ada dana

“Penyebabnya memang bangunan kelas itu sudah tua, sudah waktunya diganti mas. Ya untungnya waktu kejadian itu anak-anak sedang yasinan di mushola sini mas, habis yasinan baru roboh,” ujar Siti saat ditemui di sekolah, Senin (1/8). 

Menurutnya, memang kelas 4 tersebut sudah lama dikosongkan karena atapnya yang sudah rusak dan nyaris roboh, sehingga siswanya sudah lama dipindahkan belajar sementara di mushola. 

Namun demikian seiring usulan rehab sekolah sejak dua tahun lalu hingga sekarang belum juga direalisasikan dengan alasan tidak ada dana, hingga akhirnya atap ruang kelas 4 tersebut roboh dan berdampak pada rusaknya kelas 5 di sebelahnya yang juga sudah tidak bisa dipakai lagi. 

“Kita sebenarnya sudah mengusulkan bantuan rehab dua tahun lalu belum terealisasi dan ini setelah roboh kita mengusulkan lagi, dan katanya setelah kita usulkan ini masih harus menunggu tahun 2023 karena memang saat ini belum ada dananya,” imbuh Siti. 

Sebenarnya kasihan juga kondisi anak-anak belajar lesehan dan di ruang sempit, namun untuk memperbaiki juga membutuhkan dana besar, sementara sekolah juga tidak ada dana, sehingga pihak sekolah dan anak-anak diharap untuk bersabar untuk sementara waktu. 

Sementara itu, Abrisam Akal salah satu siswa kelas 4 SDN Bogem 2 mengaku belajar masih berpindah-pindah, kadang lesehan di mushola kadang juga di perpustakaan yang ruangannya sempit. Kadang juga harus masuk siang karena kelasnya dipakai kelas lain. 

Abrisam dan teman-teman mengaku tidak nyaman belajar di kelas darurat, selain tidak ada meja kursi juga ruangnya sempit, mereka hanya berharap kelas 4 dan 5 segera diperbaiki kembali. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Belajar disini karena atap sekolahnya roboh pak, ya gak nyaman gak ada bangkunya, enakan di kelas seperti lainya ada bangku kursi. Harapanya kelasnya segera diperbaiki,” cetus Abrizam. 

Pihak sekolah sudah berupaya untuk mengatur jadwal jam belajar siswa kelas 4 dan 5 yang berjumlah 28 anak. Namun karena tempat mushola dan perpustakaan tersebut juga sebetulnya merupakan ruang darurat, sehingga jika kelas lain mempergunakan ruangan tersebut terpaksa kelas 4 atau kelas 5 masuk siang. Masuk jam 10.00 WIB sampai dengan jam 14.00 WIB. (men/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT