News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tahun Ajaran Baru, Salah Satu Sekolah Dasar Negeri di Magetan Hanya Dapat Dua Sisw

Memasuki tahun ajaran baru 2022-2023, Sekolah Dasar Negeri 1 Ngelang, Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, hanya mendapat 2 anak siswa baru  
Rabu, 20 Juli 2022 - 12:56 WIB
tahun ajaran baru, SDN 1 Ngelang Magetan hanya dapat 2 siswa
Sumber :
  • tim tvone - miftakhul erfan

Magetan, Jawa Timur - Memasuki tahun ajaran baru 2022-2023, Sekolah Dasar Negeri 1 Ngelang, Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, hanya mendapatkan 2 anak siswa baru.  

Menurut Plt Kepala Sekolah setempat, selain jumlah anak setiap tahun terus berkurang, sedikitnya siswa yang diperoleh juga dipengaruhi adanya dua sekolah dasar dalam satu desa. 
“Memang di tahun ajaran baru 2022-2023 ini, sekolah kami hanya dapat 2 siswa baru saja, ini bukan karena buruknya sistem pembelajaran di Sekolah Ngelang 1. akan tetapi memang di sekolah Taman kanak-kanak di desa ini hanya meluluskan 8 anak saja,” ujar Sancoko, Plt Kepala Sekolah SDN Ngelang 1, Rabu (20/07).  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui jumlah kelulusan anak TK di Desa Ngelang, hanya sebanyak 8 anak saja. Itupun masih terbagi menjadi 2 dengan SD Ngelang 2, sebanyak 6 siswa baru, sehingga hanya ada dua anak yang rumahnya dekat dengan SD Negeri Ngelang 1. 

Pihak sekolah juga telah berkordinasi dengan Dinas Pendidikan dan juga warga sekitar untuk mengusulkan sekolah dasar di Desa Ngelang, agar dilakukan marger atau digabung, namun hingga kini masih belum ditindaklanjuti. 

Sementara, dua siswa baru SD Negeri Ngelang 1 yaitu Adella dan Alif ini mengaku biasa dan senang saja, meskip tiap hari hanya berdua saja. 

“Kelas satu temannya hanya satu, jadi siswa hanya dua anak saja, seneng tapi sepi, kata Adella di sela-sela belajar nulisnya,” katanya. 

Kondisi yang sama juga dialami sejumlah sekolah dasar lain di beberapa kecamatan di Kabupaten Magetan. Bahkan SD Negeri Ngaglik 3 di Desa Ngaglik, Kecamatan Parang, Magetan, tidak mendapatkan siswa baru sama sekali, sehingga kegiatan belajar mengajar hanya diikuti oleh 5 kelas, yaitu kelas 2 hingga 6. (men/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT