News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Kondisi Ponpes, Setelah Muncul Kabar Dugaan Pencabulan Pengasuh Ponpes terhadap Santrinya

Dugaan pencabulan santri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, berimbas pada aktivitas ponpes. Ponpes di tengah perkampungan ini mulai sepi aktivitas. Beberapa hari terakhir, pintu gerbangnya selalu tertutup.
Jumat, 24 Juni 2022 - 14:26 WIB
aktivitas ponpes setelah kasus pencabulan beredar
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur – Dugaan pencabulan santri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, berimbas pada aktivitas ponpes. Ponpes di tengah perkampungan ini mulai sepi aktivitas. Beberapa hari terakhir, pintu gerbangnya selalu tertutup.

Selain sepi, pengelola ponpes mulai mengurangi aktivitas di luar ponpes. Bahkan, papan promosi ponpes yang dipasang di billboard juga dicopot. Padahal, saat ini adalah momen Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Biasanya, musim PPDB, ponpes memasang baliho dan billboard sebagai ajang promosi. Sebab, di ponpes ini terdapat pendidikan formal tingkat SMK hingga Perguruan Tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau dari pantauan warga, aktivitas ponpes mulai sepi. Pintu gerbang ponpes yang biasanya terbuka, sejak beberapa hari selalu ditutup,” kata DR, salah satu warga yang tinggal di dekat ponpes, Jumat (24/6). 

Para orang tua juga banyak yang memulangkan santri dari ponpes. Alasannya, khawatir dengan kejadian tersebut. Para wali santri memilih memindahkan anak-anaknya dengan alasan keamanan. Mereka juga khawatir jika para santri tetap menetap di ponpes.

“Banyak orang tua memindahkan anak-anaknya, kemungkinan demi keamanan. Sebagai orang tua, pasti khawatir,” jelas DR.

Selain ponpes, aktivitas sekolah di lingkungan ponpes ini juga berdampak. Meski, lokasinya berada dalam satu kompleks ponpes.

“Memang satu kompleks, tapi pintu gerbangnya sudah beda. Dahulu memang satu gerbang dengan ponpes,” ujar DR.

Warga berharap kabar miring ini tidak mengganggu nama baik ponpes. Sebab,ponpes ini menjadi ikon, sekaligus kebanggaan warga. Jumlah santrinya juga lumayan banyak. 

Pengasuh ponpes berinisial FZ dilaporkan ke Polresta Banyuwangi setelah diduga mencabuli sejumlah santri. Tak hanya santri perempuan, santri laki-laki juga mengaku menjadi korban pencabulan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi ini diduga terjadi pada Oktober 2021 dan berlanjut hingga Mei 2022. Sedikitnya, 6 orang santri melaporkan peristiwa itu. Dari jumlah ini, dua diantaranya mengaku disetubuhi korban di bawah ancaman. Sayangnya, FZ belum bisa dikonfirmasi. Nomor teleponnya tidak aktif. 

Sementara itu, penyidik Polresta Banyuwangi sudah melakukan penyidikan kasus ini. Penyidik juga melayangkan pemanggilan kepada pelaku. (hoa/hen) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT