News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Kronologis Tewasnya Pesilat di Banyuwangi Setelah Ditendang Pelatihnya

Begitu korban meninggal,para pelatih dan pesilat lain menghubungi keluarga korban.Keluarga merasa kaget,bahkan menemukan kejanggalan. Akhirnya, keluarga melapor
Jumat, 10 Juni 2022 - 06:28 WIB
Keluarga dan kerabat korban menunggu proses autopsi di ruang jenazah RSUD Blambangan
Sumber :
  • tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur – Teka-teki penyebab tewasnya seorang pesilat di Siliragung, Banyuwangi, Kamis (9/6/2022) dini hari, mulai terungkap. Sebelum tewas, korban menjalani latihan ketangkasan bersama 11 pesilat lain. Latihan malam hari ini melibatkan enam orang pelatih.

Menjelang tengah malam, uji ketangkasan dimulai. Sang pelatih, RAS (18) berperan sebagai penyerang. Pelatih yang masih belia ini mengarahkan berbagai tendangan ke arah korban. Celakanya, korban tak memakai pelindung. Kontan saja, tendangan pelatih bersarang di dada korban. Diduga, saking kerasnya, korban langsung ambruk, tak sadarkan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah pelatih, berusaha memberikan pertolongan. Korban akhirnya sadar, kembali bernafas. Namun, mengeluhkan sakit di bagian dada. Korban kemudian dibawa ke Puskemas Pesanggaran.

“Korban keburu meninggal dalam perjalanan,” kata Kasubag Humas Polresta Banyuwangi, Iptu Lita Kurniawan.

Begitu korban meninggal, para pelatih dan pesilat lain menghubungi keluarga korban. Keluarga merasa kaget, bahkan menemukan kejanggalan. Akhirnya, keluarga melapor ke Polsek Siliragung.

“Prosesnya masih penyelidikan, ditangani Polresta,” tegas Lita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang pesilat, MAA (18) dari salah satu perguruan silat di Banyuwangi tewas saat latihan di Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung. Korban meregang nyawa setelah terkena tendangan di bagian dada oleh pelatihnya sendiri. Penyebab tewasnya korban masih misterius. Karena janggal, keluarga korban mendesak polisi melakukan proses autopsi. Versi keluarga, ditemukan luka memar di bagian dada. Yang disayangkan, keluarga merasa terlambat dikabari kejadian ini. Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab tewasnya korban. Penyidik juga memeriksa sedikitnya tiga orang saksi. (hoa/rey)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT