News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger Suami Bakar Diri dan Istrinya di Banyuwangi, Berakhir Tragis

Diduga karena cekcok, Sularni (63) tega membakar Nur Khasanah (56) saat hendak salat Isya di rumahnya, di Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi.
Senin, 27 April 2026 - 12:56 WIB
Suami Bakar Diri dan Istrinya
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Peristiwa menggegerkan warga Banyuwangi terjadi di akhir pekan kemarin. Diduga karena percekcokan yang berkepanjangan, Sularni (63) tega membakar Nur Khasanah (56) saat hendak salat Isya di rumahnya, di Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Jumat tengah malam (24/04). 

Masrukin, salah satu saksi yang memberikan pertolongan usai peristiwa pembakaran terjadi, mengaku sempat mendengar suara pertengkaran antara korban dan suaminya pada Jumat sore sekitar pukul 16.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sorenya itu ribut, tengah malam hampir jam 24.00 itu ada suara teriakan dan saat keluar rumah itu saya melihat Bu Nur sudah diselimuti api berkobar di tubuhnya dan jatuh di tanah itu. Dia dibakar pas salat Isya katanya,” ungkap Masrukin, Sabtu (25/04).

Masrukin tidak hanya melihat tubuh Nur Khasanah yang dilalap kobaran api. Dia juga melihat api dari dalam rumah. Bersama warga lainnya, mereka masuk ke rumah dan melihat Sularni tergeletak di lantai dengan kondisi tubuh tengah dilalap api. Bahkan kasur di kamar itu juga terbakar habis.

“Masih ada api di dalam pas kami masuk mbah Sularni sudah terbakar di lantai itu,” tambah Masrukin.

Kapolsek Gambiran AKP Dwi Wijayanto mengaku sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dari peristiwa tersebut.

“Sekitar pukul 23.50 Wib ketika korban hendak melaksanakan salat Isya, tiba-tiba terduga pelaku (suami korban) menyiramkan bensin ke badan korban dan langsung menyulutkan api menggunakan korek sehingga badan korban terbakar dan korban langsung keluar dari rumah sambil meminta pertolongan kepada warga sekitar,” beber Dwi.

Keduanya, tambah Dwi, mengalami luka bakar serius dengan peluang kematian sangat tinggi. Diduga suami korban dengan sengaja membakar diri menggunakan bensin sisa yang ia siramkan kepada istrinya terlebih dahulu.

“Melihat luka bakar yang diderita oleh terduga pelaku, dimungkinkan luka tersebut disebabkan karena terduga pelaku mencoba untuk membakar dirinya sendiri menggunakan sisa bensin yang sebelumnya telah disiramkan kepada korban,” imbuh Dwi.

Pasangan suami istri yang memiliki 3 anak ini langsung dibawa ke RSUD Genteng guna mendapatkan perawatan intensif di ruang isolasi khusus.

Namun, nasib berkata lain. Setelah menjalani perawatan intensif sekitar 19 jam di RSUD Genteng, Nur Khasanah akhirnya meninggal dunia, Sabtu malam (25/04).

Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengungkapkan, pihaknya masih mendalami terkait penyebab kematian. Namun, ia menyebut korban meninggal sekitar pukul 19.00 WIB berdasarkan informasi yang ia terima dari personel yang bertugas menjaga korban.

“Kemarin sekitar jam 7 malam setelah Isya ya, saya dapat kabar dari anggota di lokasi bahwa korban telah meninggal dunia,” ungkap Kompol Lanang, Minggu (26/4). 

Selanjutnya, proses memandikan korban dilakukan oleh petugas di RSUD Genteng lantaran kondisi jasadnya terdapat luka bakar 100%. Lanang menyebut, ada pengajuan permohonan dari pihak keluarga untuk membuka garis polisi yang masih terpasang di rumah korban yang merupakan tempat peristiwa pembakaran terjadi.

“Malam itu langsung dimakamkan dan saya minta Pak Kanit ada Pak Kapolsek juga mendampingi sampai selesai,” tambahnya.

Setelah korban meninggal dunia, Lanang menyebut pihaknya tengah mempertimbangkan konstruksi hukum untuk merubah pasal yang dikenakan pada terduga pelaku.

Namun, Sang Pencipta akhirnya mengambil alih penanganan kasus ini. Sularni yang dalam perawatan intensif di ruang ICU RSUD Genteng, menyusul istrinya yang sudah berpulang terlebih dahulu.

Terduga pelaku pembakaran istrinya itu menghembuskan napas terakhir pada Minggu sore (26/04) pada jam 16.00 WIB. Pria yang sehari-harinya membuka usaha bengkel sepeda motor di rumahnya itu juga mengalami luka bakar sekitar 80 persen di tubuhnya.

Kabar meninggalnya S dibenarkan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan kepada tvOnenews.com, Minggu malam lewat pesan whatsapp.

“Benar, yang bersangkutan meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB,” tulis Kapolresta Ripto, Minggu (26/04). 

Setelah dinyatakan meninggal, jenazah dimandikan di RSUD Genteng sebelum dibawa ke rumah duka sekitar pukul 20.00 WIB.

Jenazah Sularni diberangkatkan ke tempat pemakaman umum (TPU) Desa Wringinrejo untuk dimakamkan. Prosesi pemakaman berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jenazah kemudian dimakamkan tadi malam di TPU desa setempat,” tambah Kapolresta.

Keberadaan makam Sularni  tidak jauh dari pusara istrinya, Nur Khasanah. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Teka-Teki Pemanggilan Mees Hilgers ke Timnas Indonesia: Cedera Panjang hingga Intrik Klub di Belanda

Teka-Teki Pemanggilan Mees Hilgers ke Timnas Indonesia: Cedera Panjang hingga Intrik Klub di Belanda

Di tengah persiapan matang yang dilakukan pelatih Timnas Indonesia John Herdman, satu nama yang paling dinanti kabarnya adalah bek andalan Mees Hilgers. Publik

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT