News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akademisi dan Praktisi Hukum Soroti Kondisi Penegakan Hukum di Indonesia Dinilai Alami Kemunduran

Akademisi dan praktisi hukum menyoroti kondisi penegakan hukum di Indonesia yang dinilai tengah mengalami kemunduran dan mendorong penguatan mekanisme pengawasan kekuasaan negara
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 17 April 2026 - 17:21 WIB
Akademisi dan Praktisi Hukum Soroti Kondisi Penegakan Hukum di Indonesia Dinilai Alami Kemunduran
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Akademisi dan praktisi hukum menyoroti kondisi penegakan hukum di Indonesia yang dinilai tengah mengalami kemunduran. Para pakar hukum mendorong penguatan mekanisme pengawasan kekuasaan negara dan pentingnya kembali ke nilai-nilai Pancasila dalam penegakan hukum. 

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2015 hingga 2018, Arief Hidayat dalam seminar nasional hukum dan pancasila yang berlangsung di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menilai, kondisi hukum nasional saat ini sedang tidak baik-baik saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya menyoroti masih adanya ketimpangan perlakuan aparat penegak hukum terhadap warga negara yang bertentangan dengan prinsip persamaan di depan hukum. 

"Saya pernah terpukul waktu ada seorang ahli mengatakan; pasal 28 kita bersamaan kedudukannya di depan hukum. Tapi tidak bersamaan kedudukannya di depan aparat penegak hukum,” ungkapnya. 

Arief menegaskan  kondisi ini menjadi alarm penegakan hukum nasional, untuk kembali berpijak pada nilai-nilai dasar Pancasila. Menurutnya, Pancasila harus menjadi landasan utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa termasuk dalam sistem peradilan. 

"Diskusi seminar ini mampu mengurai kehidupan hukum yang benar berdasarkan nilai-nilai Pancasila,” imbuhnya.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Hukum (FH) Untag Surabaya, Prof Dr Hufron, menyoroti isu pembatasan kekuasaan negara. Ia menilai mekanisme kontrol dan keseimbangan antar lembaga tinggi negara saat ini mulai memudar.

“Kekuasaan presiden itu juga diawasi oleh kekuasaan legislatif dan kekuasaan yudisial,” telas Hufron.

Hufron pun mengkritisi minimnya peran legislatif dalam mengawasi eksekutif, terutama terkait kebijakan internasional. Ia mengkhawatirkan adanya indikasi politisasi dalam putusan lembaga peradilan.

“Penting pembahasan soal pembatasan kekuasaan Mahkamah Konstitusi melalui konstitusionalisme,” tukasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada acara ini, juga mengundang narasumber lain, diantaranya Guru Besar FH Universitas Negeri Surakarta I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, Ketua Majelis Kehormatan MK I Dewa Gede Palguna, dan Guru Besar FH Universitas Gajah Mada Zainal Arifin Mochtar.

Hasil pemikiran dalam forum ini, rencananya akan dirangkum dalam prosiding dan artikel ilmiah, untuk disampaikan kepada pihak berwenang. Diharapkan, nilai-nilai pancasila kembali menjadi dasar dalam praktik penyelenggaraan negara dan penegakan hukum di Jndonesia. (far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Kabar gembira datang bagi para pecinta voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli kebanggaan tanah air, resmi memutuskan untuk kembali berkarier -
Trending: Mendikdasmen Susul Langkah KDM Respons Kasus Bully Guru, Dedi Mulyadi Puji Anak SD, Gebrakan Baru usai Basmi Pungli

Trending: Mendikdasmen Susul Langkah KDM Respons Kasus Bully Guru, Dedi Mulyadi Puji Anak SD, Gebrakan Baru usai Basmi Pungli

Kabar soal Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali jadi topik hangat di kalangan publik. Berikut rangkuman 3 kabar paling trending yang mencuri perhatian.
Viral, Wanita Diarak Keliling Tanah Abang Usai Kepergok Copet Handphone

Viral, Wanita Diarak Keliling Tanah Abang Usai Kepergok Copet Handphone

Seorang wanita berinisial ES, diarak keliling Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, usai kepergok mencuri ponsel, Selasa (21/4).
Periksa Polisi dan Jaksa di Kasus Rejang Lebong, KPK Usut Soal THR Lebaran dari Bupati

Periksa Polisi dan Jaksa di Kasus Rejang Lebong, KPK Usut Soal THR Lebaran dari Bupati

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. 
Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Seorang pria berinisial A (32) tergeletak di Kali Berland Matraman, Jakarta Timur, usai diamankan warga akibat didapati membawa narkoba jenis sabu.
Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan karier zodiak 23 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Peluang promosi, proyek baru, dan perkembangan karier positif menanti.

Trending

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Karier Zodiak 23 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan karier zodiak 23 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Peluang promosi, proyek baru, dan perkembangan karier positif menanti.
Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Pria di Matraman Dipaksa Tiduran di Kali oleh Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

Seorang pria berinisial A (32) tergeletak di Kali Berland Matraman, Jakarta Timur, usai diamankan warga akibat didapati membawa narkoba jenis sabu.
Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri dikabarkan bakal kembali ke Liga Voli Korea 2026-2027 dan kini diberi julukan baru oleh Media Korea. Simak selengkapnya.
Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi memberikan apresiasi tinggi kepada Bagas, siswa SD di Sukabumi yang semangat berjuang melawan kanker darah. Seperti apa kish inspiratifnya? Simak!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT