News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggul Sungai Jebol, Ratusan Rumah Warga di Kapas Sukomoro, Nganjuk Terendam Banjir

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Nganjuk, menyebabkan air sungai meluap dan merendam pemukiman warga.
Selasa, 17 Maret 2026 - 14:13 WIB
ratusan rumah Warga terendam air
Sumber :
  • tim tvone - kasianto

Nganjuk, tvOnews.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Nganjuk pada Senin (16/3) malam hari, menyebabkan air sungai meluap dan merendam pemukiman warga di Kelurahan Kapas, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.

Akibat kejadian tersebut, ratusan Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 50 sentimeter. Air masuk ke dalam rumah warga dan merendam perabotan, serta akses jalan desa digenangi air bercampur lumpur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Kelurahan Kapas Rini Margowati mengaku, banjir terjadi secara cepat setelah debit air sungai meningkat drastis pada pukul 20.00 Wib. Air datang tiba-tiba, masuk rumah warga.

Ia menjelaskan, untuk rumah warga yang terdampak berada di empat RW. Genangan air selain masuk ke dalam rumah warga, juga merendam sumur air bersih.

Menurut Rini, pada pukul 20.00 malam, tanggul di belakang rumah warga jebol, karena jebolnya lebar air meluber semua, hampir seluruh wilayah RW di Kelurahan Kapas, terendam banjir bahkan kantor desa pun juga tergenang air.

"Banjir, tahun ini paling parah, meskipun sebelumnya Kelurahan Kapas juga sering banjir. Banjir sekarang ini hanya dua RW yang tidak terdampak banjir," ujar Rini.

"Setiap tahun Kelurahan Kapas selalu banjir, namun tahun ini merupakan paling parah karena saking deras air, hingga merendam enam RW dan air mengarah ke selatan," jelas Rini.

Dikonfirmasi apakah ada warga yang diungsikan, Rini mengatakan, ada tiga balita karena rumah milik orang tuanya tergenang air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Nganjuk, hujan deras sejak Senin sore (16/3), menyebabkan peningkatan debit aliran di Sungai Kuncir Kanan hingga air meluap dan masuk ke jalan desa serta pemukiman warga. Tinggi muka air tercatat mencapai sekitar 20 cm di jalan raya dan hingga 50 cm di lingkungan pemukiman yang berada di area cekung.

Kalaksa BPBD Nganjuk Sutomo menjelaskan, banjir tersebut berdampak pada sekitar 300 kepala keluarga, dengan ketinggian air di dalam rumah warga berkisar 40–50 cm. Selain itu, dilaporkan adanya tanggul yang jebol, namun titik pastinya masih dalam proses penelusuran.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT