Jalan Nasional Gumitir Banyuwangi Amblas, Diameter Capai 6 Meter
- Istimewa
Banyuwangi, tvOnenews.com – Hujan deras yang terus mengguyur Banyuwangi dan sekitarnya membuat badan jalan di Jalan Nasional III KM 236+900 ruas Surabaya–Banyuwangi amblas di jalur Gumitir, Rabu (25/02). Titik yang amblas berada di tikungan dekat Warung P. Saleh, masuk wilayah Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru. Di titik tersebut juga yang masuk kawasan Perhutani Banyuwangi Selatan.
Titik amblas ada di tikungan yang setiap hari dilintasi kendaraan berat. Permukaan aspal tampak retak memanjang. Sementara bagian bawahnya tergerus hingga membentuk cekungan cukup dalam.
Relawan Gumitir, Wiji Hariyanto, mengatakan diameter amblesan diperkirakan mencapai enam meter. Retakan memanjang sekitar tiga meter dengan kedalaman kurang lebih 70 sentimeter.
“Diameter amblesan kurang lebih enam meter, panjang retakan sekitar tiga meter dan kedalaman sekitar 70 sentimeter,” ujar Wiji, Rabu (25/02).
Sebagai antisipasi, di sekitar titik retakan telah dipasang tali pembatas agar pengendara lebih waspada saat melintas.
“Di titik retakan sudah dipasang tali pembatas supaya terlihat jelas oleh pengguna jalan. Kami imbau pengendara lebih hati-hati, terutama saat hujan atau malam hari,” tambah Wiji.
Subhan (34), salah satu pengguna jalan, mengaku mengurangi kecepatan saat melintas karena melihat kondisi aspal yang retak.
"Tadi kelihatan ada pembatas, jadi saya pelankan kendaraan. Kalau tidak hati-hati bisa berbahaya, apalagi ini tikungan,” pria asal Jember itu.
Sementara itu, Suyanto (45), sopir truk logistik, berharap penanganan segera dilakukan mengingat jalur tersebut merupakan akses utama penghubung Surabaya–Banyuwangi.
“Truk besar sering lewat. Semoga cepat diperbaiki sebelum retakannya melebar,” tutup Suyanto.
Hingga kini, arus lalu lintas di lokasi masih berjalan normal dengan pengawasan relawan di sekitar titik yang amblas. (hoa/gol)
Load more