News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Wabah PMK, Pemkot Batu Bagikan Vitamin dan Disinfektan Kepada Peternak Sapi

Wabah PMK yang merupakan penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak sapi dan kerbau di Kota Batu, kian meluas awalnya hanya di satu desa yaitu Desa Sumbergondo, di Kecamatan Bumiaji, kini merambah ke ke Desa lain yaitu ke Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
Jumat, 20 Mei 2022 - 05:33 WIB
Pemberian Vitamin dan Disinfektan Kepada Peternak Sapi oleh Pemkot Batu
Sumber :
  • Edy Cahyono

Batu, Jawa Timur - Wabah PMK yang merupakan penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak sapi dan kerbau di Kota Batu, kian meluas awalnya hanya di satu desa yaitu Desa Sumbergondo, di Kecamatan Bumiaji, kini merambah ke ke Desa lain yaitu ke Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Upaya untuk  memutus penyebaran penyakit muluk dan kuku (PMK) di Kota Batu yang kian meluas ke desa lain.Pemerintah Kota Batu melakukan upaya pemutusan  penyebaran PMK.

Pemutusan mata rantai penyebaran PMK di lakukan Pemkot Batu dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan pada kandang sapi serta pengawasan secara intensif populasi keluar masuk sapi di wilayah Kota Batu.

Selain melakukan tindakan pencegahan,Pemkot Batu juga membagikan disinfektan kepada peternak dan pedagang hewan sapi dan kerbau di masing masing desa yang terindikasi banyak hewan ternak terjangkit PMK.

Walikota Batu Dewanti Rumpoko yang didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan saat meninjau langsung progres penanganan PMK di Desa Junrejo,Kecamatan Junrejo mengatakan,penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) sudah terdeteksi di beberapa titik.

"Jadi, untuk para warga masyarakat yang berternak sapi atau kerbau di harapkan tidak usah terlalu panik, karena penyakit pada hewan ternak ini juga bisa disembuhkan, namun warga harus tetap waspada,"kata Dewanti, Kamis (19/5/2022).

Dewanti menambahkan,upaya Pemerintah terus di lakukan dalam penanganan PMK pada hewan secara menyeluruh, hal ini di buktikan salah satunya melakukan pengawasan keluar masuk hewan sapi atau kerbau serta pembatasan hewan sapi dengan cara menutup sementara pasar hewan.

"Ayo, kita semua ber prilaku hidup sehat,termasuk menjaga kebersihan lingkungan,utamanya pada kandang sapi agar PMK tidak menyebar lebih luas lagi," ujar Dewanti.

Sementara menurut Dokter Kesehatan Hewan bernama Lisa, dr Lisa, Dokter Kesehatan, penyakit PMK saat ini merupakan wabah. Namun, masih bisa disembuhkan,salah satu caranya adalah menghindari kontak dengan banyak manusia biar tidak menular ke hewan yang lain.

"Selain itu pemberian nutrisi atau vitamin serta kebersihan kandang juga harus menjadi prioritas yang wajib diperhatikan," jelas Lisa.

Hingga kini jumlah  populasi sapi di wilayah Kota Batu berjumlah 16,000 ekor serta terkonfirmasi positif berjumlah 89 ekor dan dua ekor sapi mati akibat terjangkit PMK. (eco/ade) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT