GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa Asing dari Sejumlah Negara Antusias Belajar Membatik Motif Kawung

Puluhan mahasiswa asing dari sejumlah negara belajar membatik di sebuah sekolah di Kota Surabaya.
Jumat, 30 Januari 2026 - 11:50 WIB
Mahasiswa Asing Belajar Membatik
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Puluhan mahasiswa asing dari sejumlah negara belajar membatik di sebuah sekolah di Kota Surabaya. Mereka membatik motif kawung karena dinilai tertua di nusantara. Menariknya, para mahasiwa tidak membatik di atas kain, melainkan menggunakan talenan kayu sebagai medianya, dan nantinya dijadikan souvenir untuk dibawa pulang ke nagara asal mereka.

Sebanyak 40 mahasiswa dari berbagai negara mendatangi sekolah internasional di kawasan Jalan Dharmahusada Indah Barat Surabaya, untuk mengikuti program tahunan Commtech Camp Insight 2026. Mereka terdiri dari mahasiswa tingkat S1, S2, hingga S3, serta dua profesor pendamping asal Malaysia, yang berasal dari 21 universitas ternama di mancanegara. Negara-negara yang berpartisipasi antara lain Malaysia, Filipina, Thailand, China, hingga peserta terjauh yang berasal dari Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada yang berbeda dalam penyelenggaraan tahun ini. Jika pada tahun-tahun sebelumnya para peserta diajarkan tarian tradisional, kali ini panitia memilih untuk mengangkat kekayaan Batik Indonesia.

Motif yang dipilih pun tidak sembarangan, yakni Motif Kawung. Motif ini dikenal sebagai salah satu motif batik tertua yang melambangkan keagungan dan dulunya hanya digunakan oleh kalangan bangsawan, serta raja-raja di Yogyakarta dan Solo.

Uniknya, para peserta tidak membatik di atas kain seperti biasanya. Mereka menggunakan talenan kayu sebagai medianya. Hal ini bertujuan agar hasil karya tersebut bisa langsung dibawa pulang sebagai souvenir atau kenang-kenangan yang fungsional.

"Tujuan kami adalah mengintegrasikan teknologi yang mereka pelajari di ITS dengan sentuhan budaya lokal. Kami juga melibatkan siswa-siswi dari SMP Nation Star Academy (NSA) untuk mendampingi para peserta internasional ini," ungkap Kepala SMP NSA Surabaya, Inggriette Liany Widyasari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain belajar membatik motif kawung, mahasiswa asing ini juga dikenalkan tarian tradisional seperti Tari Gandrung Banyuwangi, alat musik tradisional seperti kolintang, angklung, kecapi atau sejenis harpa dan gamelan Jawa. Semua alat musik ini dimainkan oleh para siswa SMP ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya membawa pulang ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga membawa potongan sejarah dan kecintaan terhadap budaya Indonesia ke negara asal mereka. (msi/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT