GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Sepuluh Anak Perempuan Keroyok Temannya karena Hal Sepele, Kasus Ditangani Polrestabes Surabaya

Kasus dugaan bullying anak di bawah umur kembali mencuat di Surabaya. Video aksi pengeroyokan terhadap seorang siswi berusia 13 tahun viral di media sosial
Kamis, 29 Januari 2026 - 12:50 WIB
Viral, kasus pengeroyokan teman
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Kasus dugaan bullying anak di bawah umur kembali mencuat di Surabaya. Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap seorang siswi berusia 13 tahun viral di media sosial, dan kini tengah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.

Dalam rekaman video tersebut, korban berinisial CL, warga Kapasari, dikeroyok oleh sedikitnya 10 anak perempuan lain. Korban dituduh menjelek-jelekkan dua pelaku utama berinisial IC dan SH. Klarifikasi yang dijanjikan justru berujung pada kekerasan fisik di dua lokasi berbeda, yakni Jalan Kapasari Pedukuhan dan sebuah rumah kosong di Jalan Tambak Anakan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi menetapkan 10 anak sebagai terlapor, orang tua korban yang tidak terima melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Surabaya. Polisi kemudian menetapkan 10 anak berusia 13–15 tahun sebagai terlapor, yakni IC, SH, SI, SF, PT, GD, ID, DV, SR, dan AV. Barang bukti berupa rekaman video aksi bullying juga telah diamankan. 

“Korban CL dituduh oleh IC dan SH menjelek-jelekkan keduanya. IC kemudian mengajak korban untuk klarifikasi, namun setiap pertemuan justru disertai kekerasan fisik dan pengeroyokan oleh teman-temannya,” jelas AKP Melatisari, Kanit PPA Polrestabes Surabaya. 

Orang tua korban minta kasus ditangani serius. Meski kasus sempat diselesaikan di tingkat rukun tetangga dengan saling memaafkan, proses hukum tetap berjalan karena laporan belum dicabut. Orang tua korban berharap kasus ini ditangani serius agar tidak terulang kembali. 

“Kami sangat terpukul melihat anak kami diperlakukan seperti itu. Kami ingin ada tindakan tegas supaya tidak ada lagi anak-anak lain yang menjadi korban bullying,” ungkap orang tua korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini, penyidik Polrestabes Surabaya tetap menindaklanjuti kasus tersebut. Korban dan para terlapor dirujuk untuk mendapatkan pendampingan psikolois dan hukum, guna pemenuhan hak-hak anak sesuai ketentuan yang berlaku. 

“Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan orang tua, sekolah, dan lingkungan terhadap interaksi anak-anak, agar fenomena bullying tidak lagi berulang “ pungkasnya. (zaz/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT