Dinas PU SDA dan Bina Konstruksi Lamongan Gelar FGD Terkait Penanganan Banjir Bengawan Jero
- tvOne - m mahrus
Lamongan, tvOnenews.com – Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar Forum Group Discussion (FGD) lanjutan terkait penanganan banjir di wilayah Bengawan Jero di Kantor Dinas PU SDA, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini menjadi forum kolaborasi lintas sektor untuk merumuskan langkah strategis dan berkelanjutan dalam pengelolaan banjir tahunan.
Kepala Dinas PU SDA dan Bina Konstruksi Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, mengatakan bahwa FGD ini merupakan agenda rutin tahunan yang pada tahun ini disinergikan dengan aspirasi mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang sebelumnya melakukan pergerakan terkait isu banjir.
“FGD ini memang rutin kami laksanakan setiap tahun. Kebetulan kemarin ada pergerakan dari teman-teman mahasiswa, sehingga kami satukan dalam forum diskusi untuk membahas penanganan banjir di Kabupaten Lamongan,” ujar Erwin.
Dalam FGD tersebut, berbagai masukan disampaikan oleh sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas SDA Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hingga tokoh masyarakat. Seluruh masukan tersebut, kata Erwin, akan menjadi bahan kolaborasi yang terus diperkuat setiap tahunnya.
Salah satu langkah yang telah dan terus dimaksimalkan adalah optimalisasi pemompaan air, khususnya di wilayah Kuro dan Melik. Pemompaan dinilai menjadi langkah cepat dalam mengurangi genangan, terutama saat debit air meningkat.
“Pompa untuk pembuangan air di Kuro kita maksimalkan, begitu juga pompa Melik. Harapannya, semua unsur bisa berkolaborasi, termasuk dalam pembukaan pintu air Kuro yang selama ini dinilai paling efektif,” jelasnya.
Erwin menegaskan bahwa pembukaan pintu air tersebut tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan BBWS sebagai otoritas pengelolaan sungai. Hal ini sejalan dengan konsep tata kelola air terpadu yang tengah disusun bersama lintas instansi.
Selain itu, upaya jangka menengah dan panjang juga difokuskan pada pengerukan Waduk Rawa yang akan dilaksanakan melalui kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan BBWS.
Sementara itu, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Roid, menjelaskan bahwa BBWS telah menyiapkan sejumlah skema penanganan banjir Bengawan Jero yang dibagi dalam jangka pendek, menengah, hingga panjang.
Load more