News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Bulan Terisolir Akibat Banjir, Korban Banjir di Lamongan Bangun Jembatan Darurat

Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero, anak Sungai Bengawan Solo di Lamongan masih berdampak. Selain menggenangi rumah, banjir juga merendam akses jalan.
Selasa, 27 Januari 2026 - 17:58 WIB
Dua Bulan Terisolir Akibat Banjir, Korban Banjir di Lamongan Bangun Jembatan Darurat
Sumber :
  • moh mahrus

Lamongan, tvOnenews.com - Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero, anak Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Lamongan masih berdampak pada warga. Selain menggenangi rumah warga, banjir juga merendam akses jalan.

Bahkan, warga di Dusun Waru dan Dusun Pandantoyo, Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, hidup dalam kepungan banjir. Akibat akses jalan utama yang lumpuh total, warga akhirnya memutuskan untuk bergotong-royong membangun jembatan darurat dari bambu sepanjang 70 meter secara swadaya pada Selasa (27/1).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jembatan dengan lebar satu meter ini menjadi tumpuan harapan baru bagi masyarakat setempat. Pasalnya, selama delapan minggu terakhir, praktis tidak ada kendaraan yang bisa melintas. Warga harus bergantung pada perahu atau nekat menerobos genangan air yang cukup dalam hanya untuk keluar masuk desa.

Pembangunan jembatan tersebut digerakkan oleh inisiatif warga yang merasa iba melihat anak-anak sekolah dan warga lansia yang kesulitan beraktivitas. Dengan adanya jembatan bambu ini, aktivitas ekonomi dan pendidikan diharapkan tidak lagi lumpuh total.

Moh Hasib, selaku penggerak aksi pembangunan jembatan, menjelaskan bahwa tujuan utama proyek swadaya ini adalah memangkas ketergantungan warga pada perahu.

"Dengan dibangunnya jembatan darurat tersebut, warga terdampak banjir dan anak-anak sekolah bisa memanfaatkan jembatan untuk aktivitas sehari-hari tanpa harus menerobos banjir seperti sebelumnya," ujar Moh Hasib.

Senada dengan Hasib, warga setempat merasa sangat terbantu dengan adanya jalur alternatif ini meski hanya terbuat dari bambu. Bagi mereka, jembatan ini adalah penyambung hidup yang lebih aman dibandingkan harus berjalan di tengah genangan air.

"Selama ini kami kesulitan kalau mau keluar desa. Sekarang setidaknya ada jalan yang lebih aman untuk dilewati tanpa harus basah-basahan terus," kata Zainal Abidin, salah satu warga

Meski jembatan darurat baru saja selesai dibangun, kabar baik mulai terlihat di lapangan. Luapan Sungai Bengawan Jero dilaporkan mulai berangsur surut secara perlahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pantauan di lokasi, ketinggian air yang sebelumnya mencapai puncaknya di angka 80 sentimeter, kini telah turun ke kisaran 40 hingga 60 sentimeter. Kendati demikian, jalan utama masih belum bisa dilalui kendaraan bermotor, sehingga keberadaan jembatan bambu sepanjang 70 meter tersebut tetap menjadi jalur vital bagi warga hingga air benar-benar kering.

Warga berharap kepada pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret untuk penanganan banjir tahunan ini agar isolasi wilayah serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (mmr/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT