Keji, Seorang Ayah di Lamongan Tega Bunuh Anak Kandungnya Sendiri
- tim tvone - mahrus
Lamongan, tvOnenews.com - Warga Dusun Talun Desa Sidogembul, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jumat (23/01) digemparkan oleh tragedi berdarah. Seorang pria berinisial SN (pelaku) diduga tega menganiaya anak kandungnya sendiri berinisial SO, yang dikenal sebagai guru seni, hingga meninggal dunia.
Kapolsek Sukodadi, Iptu M. Sokep, mengungkapkan bahwa peristiwa berdarah ini langsung ditangani oleh pihak kepolisian, setelah menerima laporan warga sekitar pukul 05.30 WIB. Petugas kemudian menuju lokasi untuk melakukan sterilisasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Berdasarkan laporan yang masuk, kami langsung menuju TKP dan mendapati adanya indikasi kekerasan berat yang dilakukan seorang ayah terhadap putra kandungnya sendiri," ujar Iptu M. Sokep di hadapan awak media, Jumat (23/01) pagi.
Berdasarkan hasil olah TKP awal, Iptu M. Sokep menjelaskan bahwa korban, SO, diserang saat sedang tidur di kursi ruang tamu. Pelaku diduga gelap mata dan mengambil sebuah tabung elpigi dari dapur untuk menghabisi nyawa anaknya.
"Menurut keterangan saksi dan hasil olah TKP, korban dipukul menggunakan tabung LPG saat sedang tidur di kursi ruang tengah. Tabung tersebut diambil pelaku dari dapur," ungkap Sokep
Dari hasil olah TKP polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti guna memperkuat proses hukum. Barang bukti tersebut diantaranya satu tabung gas LPG (alat yang diduga digunakan untuk memukul) korban.
Polisi juga membawa handphone milik korban dan pelaku, bantal dan beberapa sobekan kulit korban yang ditemukan di sekitar kursi ruang tengah untuk dijadikan barang bukti.
Saat ini, jenazah korban SO telah dibawa ke RSUD dr. Soegiri Lamongan untuk menjalani keperluan autopsi.
Mengenai alasan di balik tindakan keji tersebut, Iptu M. Sokep menyatakan bahwa pelaku berinisial SN telah diamankan oleh tim Jatanras Polres Lamongan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Pelaku sudah kami amankan di Mapolres Lamongan. Terkait motif pastinya, saat ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh penyidik Satreskrim Polres Lamongan," tutupnya. (mmr/hen)Â
Load more