KAI Daop 8 Surabaya Siagakan 138 Petugas di Daerah Rawan Bencana
- tvOne - sandi irwanto
Surabaya, tvOnenews.com – Sebanyak 138 petugas KAI Daop 8 Surabaya disiagakan di daerah pantauan khusus dan wilayah rawan bencana selama masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat mengganggu dan membahayakan perjalanan kereta api, seperti banjir dan tanah longsor di sekitar jalur rel.
KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan persiapan sarana dan prasarana menjelang masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru. Selain kesiapan fasilitas perkeretaapian, Daop 8 juga menyiapkan 138 petugas yang ditempatkan di daerah pantauan khusus dan wilayah rawan bencana.
Sebanyak 138 petugas tersebut terdiri atas 34 petugas pemeriksa jalur ekstra, 94 petugas pintu perlintasan, serta 10 petugas pemeriksa daerah rawan bencana. Sejumlah titik rawan di wilayah Daop 8 Surabaya mendapat perhatian khusus, seperti perlintasan di kawasan Porong, Sidoarjo, yang rawan banjir, serta wilayah Malang yang rawan longsor.
“Penambahan petugas di daerah pantauan khusus dan rawan bencana untuk memastikan tidak ada gangguan perjalanan kereta api. Pasalnya, saat masa angkutan libur Nataru mulai 18 Desember hingga 4 Januari 2026, intensitas perjalanan kereta api semakin meningkat,” ujar Mahendro Trang Bawono, Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya.
Ia juga menyampaikan bahwa tingginya intensitas curah hujan menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, KAI Daop 8 Surabaya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh jajaran, terutama di wilayah rawan bencana.
“Sejumlah langkah preventif telah kami lakukan, di antaranya pemeriksaan intensif jalur rel, jembatan, dan drainase, serta pemantauan titik-titik rawan banjir, longsor, dan amblesan. Kami juga menyiagakan petugas prasarana dan alat material untuk respons cepat apabila terjadi gangguan,” imbuhnya.
Dengan langkah tersebut, PT KAI Daop 8 Surabaya berharap dapat tetap memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan, serta mengantisipasi potensi gangguan akibat musim hujan dengan curah hujan tinggi.
“KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang berkesan selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” tandasnya.
Selain menyiagakan petugas di daerah pantauan khusus dan rawan bencana, KAI Daop 8 Surabaya juga menyiapkan 664 personel pengamanan yang terdiri atas 129 Polsuska, 437 petugas keamanan, serta 81 personel TNI dan Polri. (msi/gol)
Load more