News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inafis dan Brimob Polda Jatim Dalami Penyebab Meninggalnya Enam Santri di TKP

Penyelidikan kasus enam santri tewas tenggelam di genangan air bekas galian kapur di Bangkalan terus berlanjut. Ada dua objek yang dilakukan pengecekan, yakni kandungan air dan udara di TKP. 
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 21 November 2025 - 15:01 WIB
Inafis dan Brimob Polda Jatim olah TKP Enam Santri Tewas Tenggelam
Sumber :
  • tvone - rohim

BangkalantvOnenews.com - Penyelidikan kasus enam santri tewas tenggelam di genangan air bekas galian kapur di Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan, terus berlanjut.

Usai dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim Inafis Polres Bangkalan, Jumat (21/11) siang ini giliran tim Inifis dan Gegana Brimob Polda Jatim melakukan penyelidikan mendalam untuk memastiakan penyebab kematian korban.

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono menyampaikan beberapa hal yang dilakukan tom dari Polda Jatim diantaranya, mengecek kedalaman dan luas genagan bekas galian C tersebut. "Sementara dari berimob datang untuk memastikan kandungan dari air," imbuhnya.

Insiden tenggelamnya enam Santri itu terjadi pada Kamis, (20/11) sekutar pukul 16:00 WIB. Enam korban itu diketahui merupakan santri dari Ponpes Jabal Qur'an. Insiden itu bermula ketika sejumlah santri sedang mengikuti belajar outdor yang letaknya sekitar 300 meter dari Ponpes. Namun, enam santri yang luput dari pengawasan ustad pergi mandi dan akhirnya tenggelam. 

Selain enam korban itu, ada seorang Ustad diketahui Bernama Muafik juga harus dirawat di RSUD Bangkalan usai pingsan karena berusha membantu evakuasi enam korban tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Danden Gegana Satbrimob Polda Jatim Kompol Dian Viki Sandhi menyanjelaskan, timnya sudah melakukan strelisasi sesuai SOP. Ada dua objek yang dilakukan pengecekan, yakni kandungan air dan udara di TKP. 

Dari hasil penyelidikan menggunakan alat khusus, dua objek tersebut tidak ditemukan kandungan kimia yang membahayakan. Bahkan dalam pengecakan kandungan udara tidak ditemukan indikasi gas beracun.  "Tadi kami ukur tingkat Metana aja, namun hasilnya hanya ditemukan dari gas kenalpot, jadi sudah clear tidak ada kaitan dengan racun," ungkap Kompol Dian

Kasi Ident Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Soekris Trihartono juga menyampaikam hasil olah TKP lanjutan. Menurutnya dari lokasi ditemukanya korban diketahui panjang dan lebar kolam 59/28,4 meter. Sementara kedalaman kolam tidak sama. “Paling dalam dititik 180 CM. Sementara ditemukanya korban berada di kedalam 145 CM," terangnya. (arm/ias)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT