News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jenazah Pasien di Pasuruan Ditandu karena Kecewa, Viral di Medsos

Warga menandu jenazah dari lantai dua menuju ambulans di RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan, viral di media sosial, dan menuai beragam reaksi publik.
Kamis, 13 November 2025 - 18:03 WIB
jenzah pasien ditandu
Sumber :
  • tim tvone - ary suprayogi

Pasuruan, tvOnenews.com - Sebuah video yang memperlihatkan warga menandu jenazah dari lantai dua menuju ambulans di RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan, viral di media sosial, dan menuai beragam reaksi publik. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (12/11) itu ternyata melibatkan Kepala Desa Balunganyar, Kecamatan Lekok, Sholeh.

Dalam video berdurasi lebih dari satu menit tersebut, tampak sejumlah warga menandu jenazah menggunakan tandu seadanya, tanpa terlihat adanya bantuan petugas maupun fasilitas resmi rumah sakit seperti gledekan (kereta dorong jenazah).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, jenazah yang dibawa adalah Apriliani Wenny (26), warga Desa Balunganyar, yang meninggal dunia setelah dua hari menjalani perawatan akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD Grati.

“Itu juga saudara saya. Sudah dua hari dirawat di RSUD Grati karena demam berdarah,” ungkap Sholeh, Kamis (13/11). 

Sholeh menuturkan, ia datang ke rumah sakit dengan membawa ambulans desa untuk menjemput jenazah. Namun, setibanya di lokasi, ia mengaku panik dan kecewa karena merasa tidak segera mendapat bantuan dari petugas rumah sakit.

“Saya sempat meminta izin meminjam kereta dorong pasien, tapi rupanya ada miskomunikasi. Pihak rumah sakit mengira saya mau membawa kereta itu pulang, padahal cuma ingin dipakai sebentar untuk mengantar jenazah ke ambulans,” jelasnya.

Kepanikan itu membuat Sholeh merekam momen tersebut menggunakan ponselnya. Video itu kemudian tersebar luas di media sosial hingga menjadi viral.

Namun, Sholeh menegaskan bahwa tindakannya bukan bermaksud mempermalukan pihak rumah sakit. Ia menyesal dan mengakui peristiwa itu terjadi karena miskomunikasi antara dirinya dan petugas RSUD Grati.

“Jujur, saya panik karena yang meninggal ini keluarga saya sendiri. Tapi saya sadar, tindakan saya kemarin kurang tepat. Saya sudah minta maaf kepada pihak rumah sakit, dan mereka juga menerima dengan baik. Ini jadi pelajaran agar komunikasi bisa lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, pihak RSUD Grati memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. Mereka menegaskan bahwa kejadian itu murni akibat miskomunikasi antara petugas jaga dan keluarga pasien.

Deby Kardhian, Humas RSUD Grati, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan keluarga pasien. Ia mengatakan, pihak rumah sakit telah bertemu langsung dengan keluarga untuk meluruskan kejadian viral tersebut.

“Kami dapat laporan dari petugas jaga. Alhamdulillah tadi pagi kami sudah ke keluarga. Kami mohon maaf jika ada ketidaknyamanan selama dirawat di sini,” kata Deby.

Menurut Deby, keluarga sebenarnya bermaksud baik dengan membawa jenazah menggunakan ambulans desa. Namun, RSUD Grati sejatinya telah memiliki layanan ambulans gratis dari program pemerintah daerah untuk masyarakat.

“Yang sebenarnya, keluarga ingin membawa jenazah memakai ambulans desa. Padahal kami punya ambulans gratis dari program pemerintah daerah. Karena situasi panik, terjadilah miskomunikasi,” terangnya.

Ia juga menjelaskan, kesalahpahaman muncul ketika keluarga hendak meminjam drakbar (kereta dorong jenazah). Sebagian petugas mengira alat itu akan dibawa pulang, sehingga muncul salah paham di lapangan.

“Seharusnya keluarga mau pinjam drakbar untuk memindahkan jenazah, tapi teman-teman di lapangan mengira alat itu mau dibawa pulang. Dari situlah terjadi kepanikan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak rumah sakit menyatakan, setelah dilakukan klarifikasi, kedua belah pihak sudah saling memahami dan memaafkan.

“Alhamdulillah keluarga sudah bercerita dan saya juga sudah menerima. Mereka meminta maaf, kami juga meminta maaf. Kedepan tentu kami akan evaluasi pelayanan kami agar lebih baik lagi,” pungkas Deby. (asg/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT