News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ibu di Banyuwangi Ditangkap Polisi, Diduga Mengubur Bayinya Hidup-Hidup di Belakang Rumah

Sesosok bayi perempuan ditemukan terkubur di halaman belakang rumah di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Senin (03/11) sore.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 5 November 2025 - 11:20 WIB
Jasad bayi perempuan yang diduga dikubur hidup-hidup oleh ibunya di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Sesosok bayi perempuan ditemukan terkubur di halaman belakang rumah di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Senin (03/11) sore.

Polisi menyebut sang ibu yang berinisial So (33), diduga melakukan aksi tersebut karena malu dan tidak menginginkan kehamilannya diketahui warga sekitar.

Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kejadian itu terbongkar saat NA, bibi terduga pelaku mencurigai adanya kejanggalan.

"Awalnya saksi mendapat informasi dari warga yang melihat suami terduga pelaku membuang kantong plastik berisi darah ke sungai," kata Eko Darmawan, Selasa (04/11).

Karena merasa penasaran dan curiga, NA kemudian mendatangi rumah So sekitar pukul 16.00 WIB. Disana ia mendapati keset yang sebagian tertimbun tanah dan sampah dedaunan di halaman belakang rumah.

"Saat bibi terduga pelaku mengangkat keset tersebut, ia mendapati ada kepala bayi di bawahnya," ungkap Kapolsek.

NA pun kaget dan langsung berteriak meminta pertolongan ke warga. Peristiwa ini juga dilaporkan ke polisi. Setelahnya petugas mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP.

"Saat kami evakuasi bayi sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah kami bawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan autopsi," beber Eko.

Dari hasil penyelidikan, So mengaku sudah melahirkan bayi perempuan secara diam-diam di rumahnya. Terduga pelaku mengaku mengubur bayinya sendiri karena malu dan tidak ingin kehamilannya diketahui oleh warga.

"Yang bersangkutan mengaku sudah memiliki empat anak dari tiga kali pernikahan. Ia merasa takut karena selama ini sudah menjadi bahan omongan warga karena kembali hamil dan melahirkan," bebernya.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, diantaranya satu buah sekop dan keset berwarna hitam yang digunakan untuk membungkus jasad bayi. Petugas juga mengamankan terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Perbuatan terduga pelaku diduga melanggar Pasal 305 KUHP dan atau Pasal 306 ayat (2) KUHP serta Pasal 307 KUHP tentang tindak pidana penelantaran anak yang menyebabkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," pungkas Kapolsek.

Saat ini, kasus ini dilimpahkan ke Unit Renakta Satreskrim Polresta Banyuwangi. So dan suaminya, M (43) masih terus dimintai keterangannya bersama sejumlah saksi lainnya. (hoa/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT