News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyaris Ricuh, Ratusan Warga Hadang Eksekusi Lahan Sengketa di Probolinggo

Upaya eksekusi lahan sengketa di Desa Alaspandan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, nyaris ricuh, setelah ratusan warga menghadang petugas pengadilan
Kamis, 25 September 2025 - 13:01 WIB
Eksekusi Lahan Sengketa di Probolinggo
Sumber :
  • tim tvone - syahwan

Probolinggo, tvOnenews.com – Upaya eksekusi lahan sengketa di Desa Alaspandan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, nyaris ricuh, setelah ratusan warga menghadang petugas pengadilan, Kamis (25/9). 

Eksekusi dilakukan atas lahan dan bangunan yang disebut sebagai milik Radawi. Namun, kuasa hukum Radawi, Prayudha, menilai proses eksekusi janggal karena lahan itu sebelumnya ditempati Saisin Samoedin yang telah lama meninggal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gugatan perdata diajukan atas nama Saisin Samoedin, padahal berdasarkan data yang kami miliki, ia sudah meninggal jauh sebelum gugatan dilayangkan. Bahkan ada kejanggalan identitas penggugat yang semula bernama Pakya Asmudin, kemudian berubah menjadi Saisin Samoedin,” jelas Prayudha di lokasi.

Ia menambahkan, meski pihak lawan memenangkan gugatan hingga tingkat Mahkamah Agung (MA), putusan final disebut masih dalam proses. Selain itu, sertifikat tanah atas nama kliennya belum pernah dibatalkan.

Prayudha juga menyoroti batas-batas tanah yang tercantum dalam putusan eksekusi. Menurutnya, data tersebut tidak jelas dan berpotensi menimbulkan masalah baru. 

“Batas tanahnya kacau. Kok dipaksakan eksekusi, sementara penghuni tidak jelas relokasinya,” tegasnya.

Situasi memanas ketika ratusan warga menghadang pelaksanaan eksekusi. Adu argumen terjadi antara warga, kuasa hukum, panitera, dan juru sita hingga akhirnya petugas eksekusi memilih mundur.

Panitera Pengadilan Negeri Kabupaten Probolinggo, I Nyoman Sudarsana, menegaskan, bahwa eksekusi akan tetap dilakukan karena perkara sudah memiliki kekuatan hukum tetap. 

“Pelaksanaan hanya ditunda demi keamanan, bukan dibatalkan,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo, Mukhlis, yang hadir di lokasi, menilai eksekusi terkesan dipaksakan. Ia meminta pengadilan memperjelas batas tanah dan menyiapkan solusi relokasi bagi warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Eksekusi memang wajib dilaksanakan, tapi hak dasar warga juga harus diperhatikan. Kedua belah pihak sebaiknya bertemu terlebih dahulu agar eksekusi bisa berjalan baik dan diterima semua pihak,” kata politisi PKB tersebut.

Akhirnya, eksekusi lahan ditunda. Petugas dari Pengadilan Negeri Kraksaan bersama juru sita kembali tanpa melaksanakan pembongkaran. (msn/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT