News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang HUT ke-80 RI, Seruan Persatuan dari Aliansi Damai Jatim

Jelang HUT RI ke-80, Aliansi Aksi Damai Jatim ajak masyarakat kenang jasa pahlawan yang satukan bangsa dengan beragam suku, bahasa, dan agama.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 29 Juli 2025 - 13:27 WIB
Aliansi Gerakan Aksi Damai Jatim
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80, Aliansi Gerakan Aksi Damai Jatim mengajak masyarakat untuk mengenang jasa para pendahulu bangsa, yang mampu mempersatukan Indonesia dengan beragam suku, bahasa dan agama yang berbeda.

Menurut Ketua Aliansi Gerakan Aksi Damai Jatim, Edy Sukarno, Indonesia saat ini memang menghadapi permasalahan intoleransi khususnya terkait agama, meskipun Indonesia memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang menekankan persatuan dalam keberagaman.

Berbagai kasus intoleransi dan diskriminasi berbasis agama masih terjadi di berbagai daerah. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi intoleransi antara lain pemahaman keagamaan yang eksklusif, beberapa kelompok agama memiliki pemahaman yang sempit dan eksklusif yang cenderung memandang kelompok lain sebagai ancaman atau musuh.

"Kemerdekaan merupakan warisan hasil darah keringat dan air mata dari para pelopor, pendiri bangsa, pejuang kemerdekaan dan seluruh rakyat Indonesia. Mereka sudah berjuang dan bekerja tanpa lelah untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Oleh karena itu, Asosiasi mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menyambut dan menyemarakkan HUT Ke-80 RI dengan penuh semangat, kegembiraan, dan kebersamaan," terang Edy Sukarno.

Edy menambahkan,  harapan dari aliansi pada HUT RI kali ini, adalah agar semangat kemerdekaan dan persatuan terus membara di seluruh rakyat Indonesia, serta bangsa ini terus maju dan sejahtera. Peringatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan dan merefleksikan makna kemerdekaan yang sebenarnya.

"Persatuan antar sesama masyarakat dan suku adalah kunci untuk menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa. Persatuan menciptakan rasa persaudaraan, serta saling menghargai dan toleransi di antara kelompok sehingga meminimalisir potensi konflik, dan membangun masyarakat yang harmonis," lanjut Edy.

Aliansi Gerakan Aksi Damai Jatim dengan tegas menyatakan berkomitmen dan menghimbau seluruh lapisan masyarakat, agar menjaga persatuan dan kesatuan untuk masa depab Indonesia yang lebih baik.

"Masyarakat harus menghindari ujaran kebencian dan hoaks atas dasar SARA, intoleransi dan radikalisme agama," pungkas Edy Sukarno. (gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT