News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Perundungan Anak di Lumajang Berakhir Damai, Ternyata Ini Motifnya

Aksi perundungan seorang anak yang terjadi di Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh, Lumajang, Jawa Timur, akhirnya berakhir damai.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 23 Juli 2025 - 14:47 WIB
Kasus Perundungan Anak di Lumajang Berakhir Damai, Ternyata Ini Motifnya
Sumber :
  • wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Aksi perundungan seorang anak yang terjadi di Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh, Lumajang, Jawa Timur, akhirnya berakhir damai.

Kesepakatan damai dan tidak melanjutkan permasalahan ini melalui jalur hukum, tertuang dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh pihak korban dan pelaku maupun orang tuaya masing-masing, serta disaksikan oleh perangkat, Kepala Desa serta Babinsa dan Bhabibkamtibmas Kaliwungu di Polsek Tempeh, Selasa (22/7/2025) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya, tadi malam kami bersepakat mengakhiri permasalahan ini dengan pernyataan damai," ujar Armiyati Rizal, selaku ibu korban saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (23/7). 

Ada beberapa pertimbangan yang diambil Armi sehingga ia memutuskan untuk menyelesaikan masalah ini secara damai, yakni salah satu terduga pelaku yakni RH (12) masih keponakannya sendiri. 

"Sejak awal setelah melihat rekaman video saya memang kesal dan emosi terhadap pelaku utama yakni IL, namun setelah tadi malam dikumpulkan di Polsek, ternyata salah satu pelaku masih keponakan saya. Jadi saya juga ndak mau berurusan dengan keluarga sendiri," jelasnya. 

"Tapi yang lebih penting, hal ini juga jadi efek jera tersendiri bagi pelaku agar serta orang tuanya, sehingga dikemudian hari tidak terjadi lagi hal seperti ini. Tadi malampun saya terpaksa melaporkan karena ada bukti video," imbuhnya. 

Dari hasil pemeriksaan terhadap korban, pelaku maupun saksi, akhirnya diketahui jika motif di balik aksi perundungan ini adalah salah paham tuduhan pencurian burung. 

"Sebenarnya hanya masalah sepele saja. Jadi korban memperoleh informasi jika anak saya menuduhnya mencuri burung gereja," ungkapnya. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tempeh Aiptu Gatot Subroto, membenarkan bahwa permasalahan aksi perundungan ini berakhir damai. 

"Betul, setelah semua pihak berkumpul, akhirnya diperoleh kesepakatan damai. Kita hanya memfasilitasi saja. Semoga tidak terjadi lagi," pungkas Gatot. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehari sebelumnya, aksi perundungan yang dialami DM (13) tersebut, diketahui oleh ibunya melalui video story whatsapp yang telah beredar di media sosial.

Dalam video berdurasi 2 menit 34 detik tersebut, terlihat terduga pelaku IL (13) tengah mendatangi korban dan sesaat kemudian melakukan aksi perundungan terhadap korban dengan cara menginjak, memiting hingga menendang. Ironisnya aksi perundungan ini, terjadi di samping rumah korban dengan disaksikan dan direkam oleh teman-temannya dan diviralkan oleh pelaku sendiri. (wso/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT