News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Tersetrum Microphone, Siswa SMPN 3 Pasuruan Tewas di Sekolah

Seorang siswa SMPN 3 Kota Pasuruan meninggal dunia usai diduga tersengat listrik saat mengikuti kegiatan classmeeting di halaman sekolah, Senin (16/6) pagi
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 17 Juni 2025 - 13:41 WIB
Polisi amankan barang bukti microphone dan sound system yang tewaskan siswa SMPN 3 Pasuruan
Sumber :
  • yogie anggara

Pasuruan, tvOnenews.com - Seorang siswa SMP Negeri 3 Kota Pasuruan meninggal dunia usai diduga tersengat listrik saat mengikuti kegiatan classmeeting di halaman sekolah, Senin (16/6/2025) pagi. Korban adalah Muhammad Faraiz Ardiansyah (15), pelajar kelas 8 yang berdomisili di Jalan Sunan Ampel Barat, Kecamatan Panggungrejo.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat korban sedang beristirahat usai mengikuti lomba basket antar kelas. Ia kemudian mendekati area MC di tengah lapangan, tempat perlombaan berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban sempat mengambil mic yang dibawa oleh MC," ujar Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi.

Diduga terjadi tarik-menarik antara korban dan pembawa acara hingga mikrofon mengenai bagian dada korban. Sesaat kemudian, korban kejang dan terjatuh di tempat.

Siswa dan guru yang berada di lokasi langsung membawa korban ke Puskesmas Kandangsapi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sayang, nyawanya tidak tertolong. Dokter menyatakan korban telah meninggal dunia setibanya di puskesmas.

Kapolsek Purworejo, Kompol Muljono, mengatakan bahwa dugaan sementara korban tersengat listrik dari peralatan elektronik yang digunakan dalam kegiatan tersebut, khususnya sound system dan mikrofon yang digunakan oleh MC.

“Ini kami masih melakukan penyelidikan untuk barang bukti salon yang bukan tegangan tinggi itu. Kami juga akan mendalami apakah ada kelalaian dari pihak penyelenggara kegiatan,” ungkapnya.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mikrofon berkabel dengan colokan rusak, satu speaker aktif merek Soundclub dan satu roll kabel sepanjang lima meter. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka bakar pada lengan kiri korban, yang diduga akibat sengatan listrik.

Pakaian korban saat kejadian dilaporkan dalam kondisi basah karena keringat. Namun, pihak kepolisian menegaskan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban.

Sementara itu, pihak keluarga korban telah menyatakan penolakan terhadap proses autopsi dan upaya hukum lebih lanjut. Mereka menganggap kejadian ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pihak keluarga tidak menghendaki proses hukum lanjutan dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” tambah Junaedi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan faktor penyebab pasti dan kemungkinan adanya kelalaian dalam penggunaan peralatan elektronik di lingkungan sekolah. (asg/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT