GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragis, Sehari Ada Empat Kematian Tidak Wajar di Jember, Dua Diantaranya Bunuh Diri

Dalam sehari ada empat kematian tidak wajar di Jember. Keempat kematian tersebut menggemparkan warga Kecamatan Jenggawah, Ambulu, Sumbersari dan Gumukmas.
Jumat, 16 Mei 2025 - 10:55 WIB
Tragis, Sehari Ada Empat Kematian Tidak Wajar di Jember, Dua Diantaranya Bunuh Diri
Sumber :
  • sinto sofiadin

Jember, tvOnenews.com - Dalam sehari ada empat kematian tidak wajar di Jember. Keempat kematian tersebut menggemparkan warga Kecamatan Jenggawah, Ambulu, Sumbersari dan Gumukmas, Jember. 

Seperti warga Dusun Cangkring Baru, Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Jember digegerkan dengan temuan seorang pria gantung diri di depan rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban diketahui berinisial WZ (24). Ia ditemukan tergantung pada dahan pohon mangga di depan rumahnya sekitar pukul 05.00 WIB dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Samia, istri dari paman korban. Ia terkejut saat melihat tubuh korban sudah tergantung tanpa menunjukkan tanda kehidupan.

"Korban tergantung dengan tali tambang warna kuning tua. Tali terikat pada dahan pohon mangga, dengan ketinggian sekitar lima meter dari tanah," ujar Misbah, paman korban pada Jumat (16/5).

Melihat kejadian itu, Samia sontak berteriak minta tolong hingga mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi.

Korban ditemukan dengan bekas jeratan tali di leher dan luka gores pada wajah kiri. Luka diduga akibat benturan dengan batang pohon mangga.

Misbah menjelaskan bahwa dirinya bersama warga berupaya menurunkan tubuh korban dengan tangga dan memotong tali yang masih terikat di leher.

“Kami bersama orang tua korban dan tetangga langsung berinisiatif menurunkan jenazah dengan alat seadanya,” tambah Misbah.

Kapolsek Jenggawah AKP Eko Basuki membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban diduga mengalami depresi karena hubungan asmaranya tidak direstui keluarga.

“Dari hasil penyelidikan awal, ada dugaan korban putus asa karena hubungan percintaannya ditolak pihak keluarga,” ungkap AKP Eko saat dikonfirmasi.

Polisi yang datang ke lokasi langsung mengamankan barang bukti berupa potongan tali tambang sepanjang lima meter yang masih menggantung di pohon mangga.

Kasus bunuh diri lain juga terjadi di Kecamatan Ambulu lebih tepatnya Desa Andongsari.Korban atas nama Jamil umur 68 tahun tersebut diduga mengidap sakit tubercolosis,(TBC) dan menurut beberapa sumber jika korban sebelumnya ada masalah keluarga.

Korban ditemukan sekitar pukul 09.21 WIB dengan posisi tergantung dengan seutas tali di tiang pojok blandar rumah.

Tidak hanya itu saja, kejadian serupa juga terjadi di pematang sawah yang berada di Desa Karangrejo, Desa Gumukmas, ada penemuan mayat tergeletak dengan posisi telungkup di jalan sawah.

Diketahui korban bernama Nasuhan,(50) yang diketahui warga sekitar pada pukul 06.13 WIB.Pada saat itu menurut saksi dan sumber jika korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia, kami lapor polisi dan puskesmas juga sudah datang. Korban tetangga saya juga dan tadi saya sempat tanya jika pak Nasuhan mau tamping (membersihkan galengan)," kata Sumber.

Terkait peristiwa tersebut, Kanit Reskrim Polsek Gumukmas Aiptu Sugiyanto menyampaikan jika korban punya riwayat hipertensi, dan keluarga juga menyampaikan hal serupa.

"Kami duga yang bersangkutan tadi pas darah tingginya kambuh dan terjatuh dan akhirnya meninggal dunia," ungkap Sugiyanto. 

Tidak hanya dua peristiwa musibah terjadi juga ada penemuan mayat seorang laki-laki meninggal dunia di sebuah trotoar di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember dengan posisi tengadah.

Polisi saat ini sedang berada dilokasi kejadian dan menurut informasi diketahui jika korban meninggal bernama Suparman (56) asal Desa Karangrejo, Kecamatan Sumbersari.

"Korban pak Suparman, itu ada pak polisi juga datang.Tadi ditemukan sudah tergelatak di trotoar. Korban dulu setahu saya pedagang," ungkap sumber di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait musibah tersebut, Kanit Pidum polres Jember Iptu Bagus Dwi Kurniawan saat dikonfirmasi menjelaskan, jika kejadian tersebut bukan masalah pembunuhan.

"Musibah mas, kami Polres Jember ikut berbela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Dari tiga kejadian memang murni tidak ada indikasi pembunuhan karena tim kami sudah meluncur di lokasi kejadian," pungkasnya. (sss/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT