News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minyak Goreng Masih Langka di Magetan, Produsen Kerupuk Merugi

Strategi menaikan harga kerupuk dilakukan  oleh sejumlah produsen kerupuk lempeng di Magetan sejak sepekan terakhir.
Rabu, 23 Maret 2022 - 11:49 WIB
Masih langka dan mahalnya minyak goreng curah dan kemasan membuat perajin kerupuk kesulitan produksi di Magetan, Jatim.
Sumber :
  • tim tvOne - Miftakhul Erfan

Magetan, Jawa Timur - Masih langka dan mahalnya minyak goreng curah dan kemasan di Kabupaten Magetan, memaksa sejumlah produsen kerupuk lempeng di Sentra Industri rumahan krupuk lempeng kelurahan Sukowinangun, Kabupaten Magetan terpaksa menaikkan harga jual, guna menutup kerugian.

Strategi menaikan harga kerupuk lempeng ini, dilakukan  oleh sejumlah produsen kerupuk lempeng di Magetan sejak sepekan terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Slamet (54) salah satu pemilik usaha krupuk lempeng di kelurahan setempat mengaku, dari 17 home industri dan produsen krupuk lempeng yang ada, separuhnya terpaksa tutup atau menghentikan produksinya lantaran tak dapat minyak goreng atau tidak mau merugi. 

“Disini itu sentra home industri krupuk lempeng mas, total ada 17 produsen, tapi banyak yang tutup atau nggak mau produksi, ya gara-gara minyak gorengnya nggak ada, kalau toh ada harganya mahal,” kata Slamet, Rabu (23/3/2022).

Dia menambahkan, minyak goreng curah di Magetan itu awalnya Rp19 ribu per liter, sekarang naik menjadi Rp24 hingga Rp25 ribu per liternya. Kalau tak dapat minyak, dia lebih memilih tutup atau tidak berproduksi.

Sementara, untuk menyiasati kerugian, usaha krupuk lempeng ditempatnya memilih untuk menaikkan harga jual dari Rp22 ribu menjadi Rp24 ribu rupiah. 

“Ya mau gimana lagi mas, terpaksa harganya dinaikkan biar tidak rugi, harga awal 22 ribu naik menjadi 24 ribu rupiah per 150 bijih kerupuk lempeng,” tegasnya.

Keluhan yang sama juga dirasakan Sri Handayani (43) salah seorang karyawan di home industri krupuk lempeng di kelurahan Sukowinangun, bahkan usaha ditempatnya baru saja tutup 2 hari karena tak dapat minyak goreng.

“Baru saja tutup 2 hari mas, ya karena gak dapet minyak curah, nyarinya sulit kalau ada harganya mahal 25 ribu rupiah per liter,” Kata Sri sambil mengemasi krupuk lempeng di tempatnya bekerja. 

Menurut Sri, pemilik home industri disini mau nggak mau ya menaikkan harga jual krupuk lempeng mas, naik Rp2 ribu, dari Rp22 ribu menjadi Rp24 ribu per 150 bijinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, selain minyak goreng mahal dan langka, kondisi ini diperparah dengan tingginya curah hujan yang mengganggu proses penjemuran kerupuk lempeng, sehingga menghambat kelancaran produksi. 

Para pelaku usaha krupuk lempeng di sentra industri krupuk lempeng Magetan ini berharap agar pemerintah benar-benar turun tangan khususnya membantu para pengusaha UMKM agar produksi tetap berjalan, dan bisa menggaji karyawannya. (Miftakhul erfan/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT