News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngaku Jadi Perawat dan Cari Jodoh, Pasutri Asal Kediri Tipu Pemuda Gresik hingga Rp47 Juta

Hendak mencari jodoh lewat medsos lantaran lama melajang, pemuda di Gresik menjadi korban penipuan yang dilakukan pasangan suami istri (pasutri) asal Kediri.
Sabtu, 3 Mei 2025 - 13:44 WIB
Pasutri Tipu Pemuda Gresik Rp47 Juta
Sumber :
  • Tim tvone - habib

Gresik, tvOnenews.com - Ada-ada saja. Hendak mencari jodoh lewat media sosial (medsos) lantaran telah lama melajang, seorang pemuda di Gresik malah menjadi korban penipuan yang dilakukan pasangan suami istri (pasutri) asal Kediri.

Korban tertipu bujuk rayu pelaku yang mengaku bekerja sebagai perawat dan lagi cari jodoh. Korban pun mengalami kerugian hingga Rp47 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian penipuan ini terungkap setelah aparat kepolisian Sektor Cerme, berhasil mengamankan dua orang pelaku asal Kediri, dalam kasus dugaan penipuan bermodus asmara.

"Akibat aksi tipu-tipu tersebut, korban CKT, 25 tahun, kehilangan uang mencapai Rp47 juta," terang Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo.

Menurut Iptu Andik, jika pelaku utama penipuan ini adalah Widya Rohma SW (27), warga Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku Widya dibantu suami, yaitu Fiki Andi W (27).

Kejadian bermula pada awal bulan Oktober 2024 lalu. Korban berkenalan dengan pelaku Widya Rohma melalui media sosial Tinder. Dalam perkenalan itu pelaku mengaku sebagai perawat yang berstatus jomblo alias single yang sedang mencari pendamping hidup

“Padahal yang sebenarnya, pelaku ini sudah menikah dan sudah memiliki anak,” lanjut Andik.

Karena hubungan yang semakin intens melalui media sosial, membuat korban menaruh hati kepada pelaku. Hal itu pun langsung dimanfaatkan pelaku untuk mengibuli korban dan menguras hartanya

"Modusnya, kepada korban, pelaku mengaku bahwa bapaknya sedang dirawat di RS Dr Soetomo Surabaya dan sedang membutuhkan bantuan biaya pengobatan," lanjutnya.

Bujuk rayu dan rengekkan Widya pun membuat hati korban CKT luluh dan mengirimkan uang melalui transfer hingga mencapai puluhan juta rupiah. Meskipun korban belum pernah ketemu sama sekali dengan wanita idamannya.

“Karena korban sudah memiliki rasa cinta dan ingin mencari jodoh, kemudian mengirim uang secara transfer. Pertama sebesar Rp500.000, hingga berlanjut transfer yang ke-12 kalinya sebesar Rp 2.000.000. Total transfer Rp47 juta,” jelas Andik Asworo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun akhirnya lambat laun, korban mulai curiga. CKT pun memberanikan diri untuk mengecek ke RS Dr Soetomo Surabaya. Dan ternyata, tidak ada pasien bernama Suryanto, sebagaimana yang dijadikan alibi pelaku.

Menyadari dirinya ditipu, CKT melapor ke Polsek Cerme, Gresik. Kedua pelaku pun lalu diamankan polisi dan kini mendekam di tahanan Mapolsek Cerme. (mhb/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT