News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imbas Kebijakan Ekspor Donald Trump, Perajin Tahu di Jombang Cemas Harga Kedelai Impor Meroket

Kenaikan harga kedelai impor belakangan ini membuat para perajin tahu di Kabupaten Jombang, mulai dilanda kecemasan.
Senin, 28 April 2025 - 11:30 WIB
Perajin Tahu Cemas Harga Kedelai Impor Meroket
Sumber :
  • tim tvone - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Kenaikan harga kedelai impor belakangan ini membuat para perajin tahu di Kabupaten Jombang, mulai dilanda kecemasan. Pasalnya, melonjaknya harga bahan baku utama ini mengancam keberlangsungan usaha kecil menengah (UKM) olahan kedelai yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan pantauan di Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang, aktivitas produksi tahu tetap berlangsung meski dalam tekanan berat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap hari, para perajin memproduksi ribuan potong tahu untuk dipasarkan ke berbagai pasar tradisional di wilayah Jawa Timur. Namun dalam beberapa pekan terakhir, mereka dihadapkan pada persoalan serius: harga kedelai impor yang terus naik drastis.

Kenaikan harga ini diduga kuat dipicu oleh kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menerapkan tarif resiprokal sebesar 32 persen terhadap Indonesia. Akibatnya, harga kedelai impor yang sebelumnya sekitar Rp8500 per kilogram kini melambung hingga Rp9500.

"Kenaikan ini terjadi sejak setelah Lebaran. Harga naik seribu rupiah per kilo. Ini terasa sekali bagi kami, apalagi stok kedelai juga terbatas. Carinya juga sulit," ungkap Muhammad Alfian Dzulkifli, salah satu perajin tahu di Desa Sumbermulyo, Senin (28/4).

Menghadapi tekanan biaya produksi, banyak perajin akhirnya memilih mengurangi ukuran tahu yang diproduksi agar tetap bisa bertahan. Namun, mereka menyadari langkah ini bukanlah solusi jangka panjang. Jika situasi global tidak berubah dan harga kedelai terus melonjak, bukan tidak mungkin industri tahu rakyat akan tergerus bahkan gulung tikar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, para perajin tahu di Jombang berharap solusi konkret segera diberikan oleh pemerintah, agar roda industri kecil tetap berputar dan ekonomi rakyat tidak ikut terpukul akibat dinamika ekonomi global.

"Kami berharap ada campur tangan pemerintah pusat untuk menstabilkan harga kedelai, atau setidaknya ada subsidi bagi kami usaha kecil. Kami sudah puluhan tahun bertahan, jangan sampai habis karena kebijakan luar negeri," imbuh Dzulkifli. (roi/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT