News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Limbah Sampah Plastik Cumi-cumi Disulap Jadi Plastik Ramah Lingkungan, Hantarkan Tiga Peneliti Cilik Rebut Medali Emas

Medali emas dikalungkan pada tiga peneliti cilik, yaitu Miftaqurromah Dwi Salsabila, Rayinda Dinara Nuur Aini, dan Bunga Firdaus, siswa SMP Techno Insan Kamil Tuban di ajang bergengsi penulisan karya ilmiah nasional dan internasional “Youth International Science Fair (YISF)”, yang diselenggarakan oleh IYSA berpatner dengan Aktuaria, ITS, Undip, IPB, dan beberapa instansi pendidikan perguruan tinggi, baik di Indonesia maupun luar negeri.
Jumat, 18 Maret 2022 - 18:32 WIB
medali emas untuk peneliti cilik
Sumber :
  • tim tvone - hartono

Tuban, Jawa Timur - Medali emas dikalungkan pada tiga peneliti cilik, yaitu Miftaqurromah Dwi Salsabila, Rayinda Dinara Nuur Aini, dan Bunga Firdaus, siswa SMP Techno Insan Kamil Tuban di ajang bergengsi penulisan karya ilmiah nasional dan internasional “Youth International Science Fair (YISF)”, yang diselenggarakan oleh IYSA berpatner dengan Aktuaria, ITS, Undip, IPB, dan beberapa instansi pendidikan perguruan tinggi, baik di Indonesia maupun luar negeri.

Penelitan ini mengangkat fenomena maraknya limbah sampah plastik di kota kecil pesisiran pantai utara (Pantura) Tuban, yang masih belum menemukan solusinya. Adapun fenomena lainnya adalah melimpahnya biota laut, salah satunya cumi-cumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menurut TPI Karangagung, dalam wawancara yang sudah kita lakukan, produksi cumi-cumi di Tuban diperkirakan mencapai 100 kg lebih, perharinya,” ujar Dinara, salah satu anggota penelitian lomba YISF.

“Cumi–cumi merupakan biota laut yang memiliki tulang rawan cumi atau biasa disebut endoskeleton. Tulang rawan cumi-cumi yang sudah tidak digunakan, kerap dibuang begitu saja, dan akan menjadi limbah sampah, sehingga dalam penelitian ini, kami berusaha menyulap fenomena tersebut agar limbah tulang cumi-cumi menjadi suatu hal yang dapat dimanfaatkan, yaitu dengan mengubahnya menjadi plastik ramah lingkungan (dapat dimakan). Dengan begitu, kita juga dapat mengurangi limbah plastik yang ada di pesisir kota Tuban,” jelas Salsabila, leader penelitian lomba YISF.

Tiga peneliti SMP Techno Insan Kamil Tuban yang mengangkat penelitian dengan judul Edible Film Based On Cuttlefish (Sephia SP.) Cartilage as Alternative to Replace Plastic Packaging on Salted Fish, menjelaskan bahwa hasil akhir karya tersebut ialah membuat plastik dari limbah tulang rawan cumi, yang mereka namai dengan istilah edible film.

Edible film sendiri merupakan lapisan tipis yang terbuat dari bahan yang dapat dimakan, dibentuk melapisi produk (coating) atau diletakkan di antara komponen produk. Edible film dari limbah tulang rawan cumi-cumi ini, diharapkan dapat menggantikan penggunaan plastik untuk kemasan ikan asin di Tuban, sehingga dapat mengurangi pengguaan plastik dan berefek pada berkurangnya sampah plastik yang ada di Tuban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT