News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diterjang Banjir Lahar Semeru, Aktivitas Warga dan Siswa Terganggu, Babinsa : Kita Gendong Siswa untuk Menyebrang

Banjir lahar hujan Semeru yang terjadi selama 2 hari menyebabkan akses jalur penghubung antar dusun rusak pada Kamis pagi (10/4).
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 10 April 2025 - 10:45 WIB
Babinsa gendong siswa sebrangi aliran sungai regoyo
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Banjir lahar hujan Semeru yang terjadi selama 2 hari menyebabkan akses jalur penghubung antar dusun rusak pada Kamis pagi (10/4). Aliran banjir yang cukup deras membuat aktivitas sekolah anak-anak di wilayah setempat terhambat.

Warga Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, harus berjuang keras agar anak-anak mereka tetap bisa bersekolah. Akibat adanya banjir lahar, orang tua di desa setempat harus menggendong anak-anak mereka menyeberangi aliran lahar di sungai Regoyo sepanjang 200 meter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini lantaran jembatan limpas yang membentang di aliran sungai tertimbun material dari banjir lahar berupa bebatuan vulkanik. Kondisi ini memaksa warga untuk menghadapi medan terjal dan aliran air lahar dengan penuh kewaspadaan.

Sementara itu, anak-anak siswa sekolah dasar ini juga harus menenteng sepatu agar pakaian seragam yang mereka kenakan tidak basah maupun kotor terkena aliran banjir. 

Reni Sintia, salah seorang siswa sekolah dasar setempat mengaku cukup takut dan khawatir ketika melintasi banjir ini. Menurutnya, apabila banjir terjadi lebih besar, ia bersama anak-anak lainnya terpaksa tidak sekolah demi keselamatan.

“Sungainya besar karena banjir. Ya takut karena banyak batu besar. Kalau mau lewat jalan lain tidak ada, ini satu-satunya. Tapi, jika banjirnya besar terpaksa tidak sekolah kayak kemarin,” jelas Reni.

Sementara itu, banjir lahar hujan semeru terjadi akibat wilayah puncak diguyur hujan. Diketahui, getaran banjir yang terjadi pada Kamis (10/4) dini hari tadi mencapai amplitudo maksimal 34 milimeter. Akibatnya, akses jalur antar dusun di Desa Jugosari ini tertutup total.

Babinsa Jugosari, Serma Novi Wahyu mengatakan pihaknya bersiaga saat kondisi seperti ini untuk membantu mobilitas para siswa agar tidak terlambat menuju sekolah maupun saat pulang ke rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jalannya rusak tertutup material batu, sedangkan arusnya deras. Jadi kami disini bantu anak-anak agar tidak terlambat ke sekolah. Tadi kami sudah dapat informasi bahwa jalur ini rencananya akan diratakan agar akses warga bisa lebih aman,” kata Novi Wahyu.

Sehari sebelumnya, akibat jalur rusak seluruh siswa yang berasal dari Dusun Sumberlangsep terpaksa diliburkan demi keselamatan bersama. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT